Di Tengah Badai Sorotan Publik, Keluarga Besar dr H Nevirizal Memohon Maaf; Pilih Mundur Demi Menjaga Kepercayaan Masyarakat

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:09 WIB

50307 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr H Nevirizal M Kes MH mengambil keputusan yang tidak ringan. Setelah bertahun-tahun mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, ia memilih melepaskan jabatannya sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat. Bersamaan dengan keputusan itu, keluarga besarnya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Gayo Lues atas kegaduhan yang terjadi.

dr H Nevirizal M Kes MH mengambil keputusan yang tidak ringan. Setelah bertahun-tahun mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, ia memilih melepaskan jabatannya sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat. Bersamaan dengan keputusan itu, keluarga besarnya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Gayo Lues atas kegaduhan yang terjadi.

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Di tengah derasnya sorotan publik yang mengarah kepada keluarganya, dr H Nevirizal M Kes MH mengambil keputusan yang tidak ringan. Setelah bertahun-tahun mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, ia memilih melepaskan jabatannya sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat. Bersamaan dengan keputusan itu, keluarga besarnya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Gayo Lues atas kegaduhan yang terjadi.

Surat pengunduran diri tersebut disampaikan kepada Bupati Gayo Lues dan dinyatakan berlaku efektif pada Kamis (23/7/2026). Dalam surat itu, dr Nevirizal menegaskan keputusan tersebut tidak berkaitan dengan persoalan kedinasan, melainkan lahir dari kesadaran sebagai seorang pejabat publik yang merasa memiliki tanggung jawab moral menjaga integritas lembaga dan kepercayaan masyarakat.

“Meskipun persoalan tersebut bersifat pribadi, saya menyadari sebagai pejabat publik, saya memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga integritas, etika, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga,” ujar dr Nevirizal kepada kru-Insetgalusnews, Kamis (23/7/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan itu menjadi pilihan yang menurutnya harus diambil agar jabatan yang diembannya tidak menjadi beban bagi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Ia memilih menanggalkan amanah yang selama ini dipegang demi menjaga marwah institusi sekaligus memberi ruang agar polemik yang berkembang tidak terus menyeret pemerintahan daerah.

Di balik keputusan tersebut, terselip permohonan maaf yang disampaikan dengan penuh ketulusan. Keluarga besar dr Nevirizal menyampaikan penyesalan kepada masyarakat Gayo Lues atas kegaduhan yang muncul akibat persoalan yang menyeret nama keluarga mereka. Permohonan maaf itu menjadi pengakuan setiap peristiwa yang menyita perhatian publik dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, meskipun persoalan yang terjadi berada di ranah pribadi.

Dalam suratnya, dr Nevirizal juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Gayo Lues beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Gayo Lues atas kepercayaan yang diberikan selama dirinya mengemban amanah sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat. Ia berharap pengunduran dirinya dapat menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai etika pemerintahan serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi yang telah ia layani.

Redaksi | insetgalusnews.

Berita Terkait

Satu Tewas dalam Bentrokan Antar Kelompok di Menteng, Delapan Orang Diamankan Polisi
Jelang Kongres II PNA, Irwandi Yusuf Nyatakan Siap Pimpin Kembali Partai
Di Balik Konten yang Menuai Kecaman, Ada Penyesalan; Dea Arranoya Memilih Meminta Maaf ke Publik
Dua Bulan Jabat Kepala Bappeda, Aswin Arigato Kebut Penguatan Perencanaan Pembangunan Gayo Lues
Kapolda Aceh Rotasi 16 Perwira, AKBP Cakra Donya Resmi Jabat Kapolres Gayo Lues
Mahasiswa UNY Dukung Regenerasi Petani, Salurkan Bibit Kopi ke Sekolah
Metode “Cangkol Tanam” Dinilai Permudah Petani Mulai Budidaya Kopi di Gayo Lues
Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:20 WIB

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:03 WIB

Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:39 WIB

ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:53 WIB

BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:03 WIB

Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Temu Ramah MPLS, Kacabdin Galus Dorong Gerakan Bersama Bentuk Generasi Berkarakter

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan