“Gegurun” Saat Ruh Turun dan Tubuh Jadi Kuat

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 16:22 WIB

501,359 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar hanya pemanis artikel. Kisah serta istilah tentang

Gambar hanya pemanis artikel. Kisah serta istilah tentang "Gegurun" disajikan sebagai bagian dari kekayaan tradisi|insetgalusnews.com|

Di Gayo, orang menyebutnya gegurun. Bukan kesurupan seperti di film horor, tapi momen ketika ruh turun dan tubuh tiba-tiba jadi kuat luar biasa, seolah ada energi lain yang ikut berjuang bersama kita.

BUDAYA | insetgalusnews.com | Pernah dengar istilah “gegurun”?. Bagi masyarakat Gayo, kata ini bukan hal baru. Gegurun bisa dibilang versi lokal dari “kesurupan”, tapi jangan buru-buru membayangkan adegan horor seperti di film-film. Dalam pandangan orang Gayo, gegurun justru punya makna lebih dalam dan, percaya atau tidak, kadang malah membawa kebaikan.

Konon, gegurun terjadi ketika ruh khusus. Entah ruh leluhur, penjaga, atau kekuatan batin, masuk ke tubuh seseorang. Biasanya orang itu memang punya “kelebihan” atau “tuah” tertentu. Ruh itu datang di waktu-waktu tak biasa, bisa saat dia sedang mengobati orang, bisa juga ketika dirinya merasa terancam.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lucunya, begitu ruh itu masuk, tubuh yang biasa saja bisa tiba-tiba jadi kuat luar biasa. Suara berubah, gerak jadi mantap, dan tatapan mata seperti punya tenaga lain.

Kalau orang kota menyebutnya “adrenalin”, orang Gayo menyebutnya “gegurun”. Dua-duanya sama-sama bicara soal kekuatan dari dalam diri, bedanya, gegurun lebih spiritual, lebih “berasa Gayo-nya”.

Dalam era serba rasional sekarang, banyak yang mungkin menganggap gegurun cuma mitos, sisa masa lalu yang tidak ilmiah. Tapi kalau kita mau jujur, tradisi seperti ini justru menyimpan filosofi hidup yang keren, “manusia bukan hanya tubuh, tapi juga jiwa”. Ada hubungan batin antara manusia, alam, dan kekuatan yang tak kasat mata.

Mungkin di zaman sekarang, gegurun tak harus diartikan secara mistis. Ia bisa menjadi simbol semangat, kekuatan batin, dan keyakinan diri yang muncul di saat genting. Karena kadang, ketika hidup menekan dari segala arah, kita semua butuh “gegurun” versi kita masing-masing, entah itu dalam bentuk doa, keyakinan, atau semangat yang tiba-tiba muncul tanpa kita tahu dari mana asalnya.

Jadi, kalau nanti ada yang bilang dirinya “geh gegurun ne (red)”, jangan langsung takut. Bisa jadi itu bukan tanda kerasukan, tapi tanda bahwa ruh semangat lama masyarakat Gayo masih hidup dalam diri kita hari ini.


Redaksi | insetgalusnews | Tulisan ini merupakan bagian dari cerita yang bersifat reflektif dan kultural. Kisah serta istilah tentang gegurun disajikan sebagai bagian dari kekayaan tradisi dan kepercayaan masyarakat Gayo, bukan dalam konteks pembenaran terhadap praktik mistik atau hal-hal supranatural. Insetgalusnews menghormati keberagaman keyakinan dan budaya masyarakat, serta mendorong pembaca untuk memaknai fenomena ini sebagai bagian dari warisan nilai dan identitas lokal. Redaksi juga mengakui artikel ini masih banyak kekeurangannya dan butuh masukan masukan dari para ahli di Gayo.

Berita Terkait

“Nyarang!”
Selsung: Salam Sakral di Tengah Rimba Gayo
Syair, Gerak, dan Tauhid: Menelusuri Akar Sufi Tari Saman
BAEN ITEM: Penjaga Bayangan Jiwa Dari Gayo
APAH ONOT: Makhluk Jelmaan
Kisah Menyentuh dari Tanah Huruf: Antara Gelar dan Makna
Membaca Ulang Cerita Rakyat. Yang Disembunyikan Dibalik Senyum Kancil
Ntube: Cerita rakyat Gayo Lues tentang Sosok Yang Bersahabat Dengan Dunia Gaib

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Polisi Sasar Judi Online di Gayo Lues, Dua Pria Diamankan di Warung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Ibnu Hafit: Pencegahan Narkoba Dimulai Dari Lingkungan Keluarga 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026, Sasar Knalpot Brong dan Helm

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:42 WIB

BNNK Gayo Lues Perkuat Relawan, Fauzul Iman: Cegah Narkoba dari Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:50 WIB

BNNK Libatkan Relawan dari Sembilan Desa. Plt Sekda: Kita Butuh Keterlibatan Semua Pihak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dua Paket Sabu Seberat 0,38 Gram Disita dari Pria di Durin

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:02 WIB

KPK Anugerahi Kampung Kota Rikit Gaib Penghargaan Desa Bebas Korupsi, Raih Skor 90,5

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Pemkab Gayo Lues Luncurkan Program Kopi untuk Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan