GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gayo Lues, Selasa (8/9/2026) malam, memicu longsor di sedikitnya delapan titik di Kecamatan Puteri Betung. Material tanah dan batu menutup badan Jalan Kutacane-Blangkejeren hingga akses kendaraan dari kedua arah terputus total.
Camat Puteri Betung, Jenal, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Sejumlah titik longsor tersebar di sepanjang jalan Kecamatan Puteri Betung, mulai dari kawasan Titi Maut, Desa Singah Mulo, hingga Dusun Air Panas.
“Kejadian sekitar pukul 20.00 WIB tadi malam. Ada delapan titik longsoran di Kecamatan Puteri Betung, mulai dari Titi Maut, Desa Singah Mulo, hingga Dusun Air Panas,” kata Jenal kepada insetgalusnews, Rabu (9/9/2026).
Salah satu titik yang mengalami longsor cukup parah berada di kawasan Titi Maut, Desa Singah Mulo. Material longsoran menimbun badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.
Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Kutacane maupun Blangkejeren lumpuh. Ratusan kendaraan dilaporkan tertahan di lokasi karena akses jalan tertutup material longsor.
Selain mengganggu transportasi, bencana tersebut juga berdampak terhadap layanan dasar masyarakat. Jenal menyebutkan aliran listrik dan jaringan internet di wilayah Kecamatan Puteri Betung mengalami pemadaman total.
“Kondisi saat ini lampu dan jaringan internet padam total,” ujarnya.
Hingga Rabu pagi, material longsor belum seluruhnya dibersihkan dan belum ada alat berat yang diturunkan ke lokasi untuk membuka kembali akses jalan.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat bencana tersebut.
Jenal mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di kawasan yang rawan longsor. Hujan yang masih berpotensi terjadi dikhawatirkan memicu longsor susulan.
Redaksi | insetgalusnews.com


































