GAYO LUES | Insetgalusnews.com | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues meluncurkan penanaman perdana kopi dalam program Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan di kawasan Rerampen, Desa Kong Paluh, Kecamatan Kutepanyang, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPR RI H Irmawan SSos, Ketua DPRK Gayo Lues H Ali Husin SH dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta sedikitnya 500 anggota kelompok tani dari berbagai wilayah di Kabupaten Gayo Lues.
Bupati Gayo Lues Suhaidi, didampingi Wakil Bupati H Maliki mengatakan, penanaman perdana ini menjadi langkah awal pelaksanaan program yang bertujuan mendorong pengembangan perkebunan kopi sebagai salah satu sumber penghidupan dan penguatan ekonomi masyarakat.
Suhaidi menjelaskan, setelah kegiatan tersebut, pemerintah daerah akan mulai mendistribusikan bibit kopi kepada kelompok tani yang telah melalui proses verifikasi.
Selain penyaluran bibit, pemerintah daerah juga akan melakukan pendataan serta membersihkan akses menuju perkebunan masyarakat guna mempermudah petani menjangkau lahan garapan mereka.
Menurut Suhaidi, kopi dipilih sebagai komoditas unggulan karena dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat Gayo Lues.
“Program ini dipilih karena tidak ada alasan masyarakat tidak menanam kopi, karena tanaman ini cukup menjanjikan bagi masyarakat kita,” ujar Suhaidi.
Melalui program Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan tersebut, pemerintah daerah mendorong keterlibatan kelompok tani dalam pengembangan komoditas kopi, mulai dari penyediaan bibit hingga kemudahan akses menuju perkebunan.
Keberhasilan program ini selanjutnya akan bergantung pada ketepatan penyaluran bibit, kesiapan lahan, serta pendampingan dan pemeliharaan tanaman agar dapat memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi petani.
Redaksi | insetgalusnews


































