Pemkab Gayo Lues Luncurkan Program Kopi untuk Ekonomi Kerakyatan

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:05 WIB

50290 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues meluncurkan penanaman perdana kopi dalam program Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan di kawasan Rerampen, Desa Kong Paluh, Kecamatan Kutepanyang, Selasa (20/10/2026).

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues meluncurkan penanaman perdana kopi dalam program Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan di kawasan Rerampen, Desa Kong Paluh, Kecamatan Kutepanyang, Selasa (20/10/2026).

GAYO LUES | Insetgalusnews.com | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues meluncurkan penanaman perdana kopi dalam program Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan di kawasan Rerampen, Desa Kong Paluh, Kecamatan Kutepanyang, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPR RI H Irmawan SSos, Ketua DPRK Gayo Lues H Ali Husin SH dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta sedikitnya 500 anggota kelompok tani dari berbagai wilayah di Kabupaten Gayo Lues.

Bupati Gayo Lues Suhaidi, didampingi Wakil Bupati H Maliki mengatakan, penanaman perdana ini menjadi langkah awal pelaksanaan program yang bertujuan mendorong pengembangan perkebunan kopi sebagai salah satu sumber penghidupan dan penguatan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suhaidi menjelaskan, setelah kegiatan tersebut, pemerintah daerah akan mulai mendistribusikan bibit kopi kepada kelompok tani yang telah melalui proses verifikasi.

Selain penyaluran bibit, pemerintah daerah juga akan melakukan pendataan serta membersihkan akses menuju perkebunan masyarakat guna mempermudah petani menjangkau lahan garapan mereka.

Menurut Suhaidi, kopi dipilih sebagai komoditas unggulan karena dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat Gayo Lues.

“Program ini dipilih karena tidak ada alasan masyarakat tidak menanam kopi, karena tanaman ini cukup menjanjikan bagi masyarakat kita,” ujar Suhaidi.

Melalui program Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan tersebut, pemerintah daerah mendorong keterlibatan kelompok tani dalam pengembangan komoditas kopi, mulai dari penyediaan bibit hingga kemudahan akses menuju perkebunan.

Keberhasilan program ini selanjutnya akan bergantung pada ketepatan penyaluran bibit, kesiapan lahan, serta pendampingan dan pemeliharaan tanaman agar dapat memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi petani.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Polisi Sasar Judi Online di Gayo Lues, Dua Pria Diamankan di Warung
Ibnu Hafit: Pencegahan Narkoba Dimulai Dari Lingkungan Keluarga 
Polres Gayo Lues Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026, Sasar Knalpot Brong dan Helm
BNNK Gayo Lues Perkuat Relawan, Fauzul Iman: Cegah Narkoba dari Desa
BNNK Libatkan Relawan dari Sembilan Desa. Plt Sekda: Kita Butuh Keterlibatan Semua Pihak
Enam Rumah Kayu Terbakar di Putri Betung, Kerugian Ditaksir Rp600 Juta
Dua Paket Sabu Seberat 0,38 Gram Disita dari Pria di Durin
KPK Anugerahi Kampung Kota Rikit Gaib Penghargaan Desa Bebas Korupsi, Raih Skor 90,5

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Polisi Sasar Judi Online di Gayo Lues, Dua Pria Diamankan di Warung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Ibnu Hafit: Pencegahan Narkoba Dimulai Dari Lingkungan Keluarga 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026, Sasar Knalpot Brong dan Helm

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:42 WIB

BNNK Gayo Lues Perkuat Relawan, Fauzul Iman: Cegah Narkoba dari Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:50 WIB

BNNK Libatkan Relawan dari Sembilan Desa. Plt Sekda: Kita Butuh Keterlibatan Semua Pihak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dua Paket Sabu Seberat 0,38 Gram Disita dari Pria di Durin

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:02 WIB

KPK Anugerahi Kampung Kota Rikit Gaib Penghargaan Desa Bebas Korupsi, Raih Skor 90,5

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Pemkab Gayo Lues Luncurkan Program Kopi untuk Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan