GAYO LUES | insetgalusnews.com | Kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri Satu Atap Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, untuk sementara dipindahkan ke Meunasah Kampung Kendawi. Langkah tersebut diambil menyusul rusaknya jembatan gantung yang menjadi akses utama menuju sekolah akibat bencana hidrometeorologi.
Keputusan pemindahan lokasi pembelajaran disepakati dalam musyawarah yang melibatkan Kepala SMPN Satu Atap Kendawi, dewan guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan Dasar Ilyas Effendy, serta Sekretaris Kampung Kendawi.
Berdasarkan hasil musyawarah, seluruh kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan di Meunasah Kampung Kendawi hingga jembatan gantung selesai diperbaiki dan dinyatakan aman untuk dilalui.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Gayo Lues, Ilyas Effendy, Selasa (28/7/2026) mengatakan, kebijakan tersebut diambil sebagai langkah darurat untuk memastikan hak siswa memperoleh pendidikan tetap terpenuhi tanpa mengabaikan faktor keselamatan.
“Keputusan ini diambil dengan mengutamakan keselamatan peserta didik. Kondisi akses jalan dan jembatan menuju SMPN Satu Atap Kendawi saat ini dinilai tidak memungkinkan dilalui oleh siswa maupun tenaga pendidik,” ujar Ilyas.
Selain memindahkan lokasi pembelajaran, Dinas Pendidikan bersama pihak sekolah dan dewan guru juga menyusun pengaturan jadwal piket guru agar proses belajar mengajar tetap berjalan efektif selama masa darurat.
Warga Kampung Kendawi berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan gantung tersebut agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan di lingkungan SMPN Satu Atap Kendawi seperti sediakala.
Diketahui, kerusakan jembatan merupakan dampak bencana hidrometeorologi yang dalam beberapa waktu terakhir melanda Kabupaten Gayo Lues dan mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur, termasuk jalan dan jembatan di berbagai kecamatan.
Hingga berita ini diterbitkan, kru insetgalusnews.com belum memperoleh keterangan resmi dari instansi terkait mengenai perkembangan penanganan maupun target penyelesaian perbaikan jembatan gantung tersebut. Redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak berwenang dan akan memperbarui informasi setelah mendapatkan penjelasan resmi.
Redaksi | insetgalusnews.com


































