Baku Tembak Thailand-Kamboja, Warga Surin Mengungsi di Bangker

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Sabtu, 26 Juli 2025 - 16:19 WIB

502,468 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTERNASIONAL | Insetgalusnews.com | Ketegangan di perbatasan Thailand-Kamboja kian memanas usai insiden baku tembak yang menewaskan seorang tentara Kamboja. Akibatnya, warga sipil di wilayah perbatasan terpaksa mengungsi demi keselamatan.

Di Provinsi Surin, Thailand-yang berbatasan langsung dengan Kamboja-warga terlihat berlarian mencari perlindungan. Mereka, mulai dari anak-anak hingga lansia, berlindung di bangker-bangker darurat yang dibangun dari beton, diperkuat dengan tumpukan karung pasir dan ban mobil. Sementara itu, suara tembakan dan ledakan terus bersahutan di sepanjang garis perbatasan.

Bentrok bersenjata ini bermula dari insiden penembakan singkat yang menewaskan seorang tentara Kamboja. Situasi kemudian berkembang menjadi krisis diplomatik, dan kini memicu eskalasi militer yang turut menelan korban dari kalangan warga sipil.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 Kondisi WNI di Wilayah Konflik

Untuk mengetahui perkembangan situasi serta kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak, Insetgalusnews melansir dari wawancara tv nasional dengan Sekretaris Pertama Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) KBRI Bangkok, Neng Siti Sondari. Sabtu (26/7).

“Per hari ini, berdasarkan data lapor diri di portal Peduli WNI, tercatat ada 15 orang WNI yang berada di sekitar perbatasan Thailand-Kamboja. Mereka tersebar di wilayah Trat, Sa Kaeo, dan Ubon Ratchathani,” jelas Neng.

Meski begitu, ia menekankan bahwa angka tersebut bisa berubah. “Ada kemungkinan jumlah aktual lebih banyak atau lebih sedikit, karena bisa saja ada WNI yang belum melapor atau justru sudah meninggalkan wilayah tetapi belum memperbarui data,” tambahnya.

Belum Ada Laporan Korban WNI

Hingga saat ini, belum ada laporan WNI yang menjadi korban maupun terdampak langsung konflik bersenjata tersebut. Neng memastikan bahwa KBRI terus memantau kondisi lapangan.

“Di Ubon Ratchathani sendiri tercatat ada empat WNI, namun sampai sekarang belum ada laporan mengenai adanya korban dari kalangan WNI ataupun WNA lainnya. Kami berkoordinasi dengan komunitas diaspora dan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (PERMITHA) untuk memastikan keamanan WNI,” ungkapnya.

Rencana Koridor Kemanusiaan

Terkait kemungkinan pembukaan jalur aman jika situasi memburuk, Neng menyampaikan bahwa Pemerintah Thailand aktif memberikan pembaruan situasi kepada perwakilan asing.

“Segala bentuk pengaturan evakuasi atau koridor kemanusiaan akan ditentukan oleh otoritas Thailand. KBRI akan mengikuti dan bekerja sama penuh dengan pihak terkait jika evakuasi diperlukan,” jelasnya.

Situasi di perbatasan Thailand-Kamboja masih sangat dinamis. KBRI Bangkok terus membuka saluran komunikasi darurat bagi WNI dan memastikan seluruh prosedur evakuasi siap jika diperlukan.


Redaksi | insetgalusnews | dilansir dari wawancara Neng Siti Sondari (KBRI Bangkok) dalam siaran berita televisi nasional, 26 Juli 2025.

Berita Terkait

Malaysia Dorong Krisis Asap Karhutla Lintas Batas Dibawa ke Mekanisme ASEAN
Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026
Trump Klaim Pilot Jet Tempur AS Selamat Usai Jatuh di Iran, Teheran Sebut Tembak Jatuh Sejumlah Pesawat
Puluhan Ribu Warga Iran Salat Idul Fitri di Mashhad di Tengah Ketegangan Militer
Iran Umumkan Larangan Pelayaran di Selat Hormus, Ketegangan Kawasan Timur Tengah Meningkat
Gelombang Panas Ekstrem Landa Cina, Suhu Capai Lebih dari 70 Derajat Celsius
Baku Tembak Thailand-Kamboja di Segitiga Zamrud, Ribuan Warga Mengungsi
Tiga Situs Khmer Merah Ditetapkan sebagai Warisan Dunia, Kamboja Rayakan Transformasi dari Duka ke Damai

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 11:39 WIB

Hujan Deras Picu Air Meluap, Kendaraan Roda Enam Terguling di Aih Bobo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Kampung Lokop Baru Gayo Lues

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Dari Gayo Lues ke Jakarta, Bupati Suhaidi Perjuangkan 7 Jembatan dan Jalan Lesten

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Tegang di Dukuh Atas, 1.814 Mahasiswa Suarakan Delapan Tuntutan kepada Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Muhammadiyah Gayo Lues Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Jagong Jeget

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:16 WIB

Satu Tewas dalam Bentrokan Antar Kelompok di Menteng, Delapan Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:52 WIB

Jelang Kongres II PNA, Irwandi Yusuf Nyatakan Siap Pimpin Kembali Partai

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:05 WIB

Di Balik Konten yang Menuai Kecaman, Ada Penyesalan; Dea Arranoya Memilih Meminta Maaf ke Publik

Berita Terbaru

Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah Gayo Lues, Mahara Miko serahkan bantuan kepada korban kebakaran Desa Ulun Tanoh yang diterima langsung oleh Pengulu setempat, Suhardinsyah, Kamis (10/9/2026)

GAYO LUES

Bank Aceh Syariah Hadir, Bantu Korban Kebakaran Desa Ulun Tanoh

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:31 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan