Iran Umumkan Larangan Pelayaran di Selat Hormus, Ketegangan Kawasan Timur Tengah Meningkat

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 21:37 WIB

50763 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEHERAN | insetgalusnews.com | Pasukan Garda Revolusi Iran menyatakan tidak ada kapal yang diperbolehkan melintas di Selat Hormus mulai Sabtu, 28 Februari 2026, hingga pemberitahuan lebih lanjut. Pernyataan tersebut disiarkan melalui radio VHF dan diterima sejumlah kapal di kawasan Teluk.

Suara yang mengatasnamakan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran menegaskan seluruh aktivitas pelayaran dihentikan sementara. Namun hingga kini, pemerintah Iran belum mengeluarkan konfirmasi resmi secara terbuka terkait pengumuman tersebut.

Misi Angkatan Laut Uni Eropa, European Union Naval Force (Aspides), mengonfirmasi sejumlah kapal niaga di kawasan Teluk menerima pesan larangan tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalur Vital Energi Dunia

Selat Hormus merupakan jalur strategis pengiriman minyak mentah dunia yang menghubungkan negara-negara produsen utama seperti Arab Saudi, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab dengan pasar global.

Penutupan selat tersebut berpotensi memicu lonjakan harga minyak dan energi dunia, mengingat sebagian besar ekspor energi kawasan Teluk bergantung pada jalur ini.

Kematian Pemimpin Tertinggi Iran

Ketegangan meningkat setelah otoritas Iran mengumumkan wafatnya Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei. Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.

Laporan media internasional, termasuk Al Jazeera, menyebutkan serangan balasan Iran terhadap sejumlah target di wilayah Israel dan sekitarnya terus berlanjut pascakematian Khamenei.

Di wilayah Tepi Barat, termasuk Ramallah, sirene peringatan dilaporkan terdengar menyusul serangan rudal. Sementara itu, militer Israel memperingatkan akan meningkatkan respons apabila serangan terus berlanjut.

Situasi di Teheran

Laporan dari Teheran menyebutkan serangan udara dan sistem pertahanan udara masih terdengar hingga larut malam. Meski demikian, aktivitas masyarakat dilaporkan tetap berlangsung, dengan sejumlah warga berkumpul di pusat kota untuk menyampaikan duka atas wafatnya pemimpin mereka.

Pemerintah Iran menetapkan libur nasional selama tujuh hari, namun belum ada laporan resmi mengenai lumpuhnya infrastruktur utama secara menyeluruh.

Transisi Kepemimpinan

Sesuai konstitusi Iran, Dewan Ahli (Majelis Khobregan) akan menentukan pengganti pemimpin tertinggi. Sejumlah nama disebut-sebut sebagai kandidat, termasuk Mujtaba Khamenei dan beberapa ulama senior lainnya, namun belum ada pengumuman resmi.

Pengamat menilai stabilitas internal Iran dalam masa transisi ini akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah konflik ke depan.

Eskalasi Regional

Serangan Iran dilaporkan tidak hanya menyasar wilayah Israel, tetapi juga fasilitas militer Amerika Serikat di sejumlah negara Teluk. Langkah tersebut memicu kekhawatiran meluasnya konflik regional.

Sejumlah analis menyebut, potensi keterlibatan aktor lain seperti Rusia atau China dinilai kecil dalam bentuk intervensi langsung, meski dukungan teknologi dan intelijen tetap mungkin terjadi.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda meredanya ketegangan. Komunitas internasional mendesak semua pihak menahan diri guna mencegah eskalasi yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Malaysia Dorong Krisis Asap Karhutla Lintas Batas Dibawa ke Mekanisme ASEAN
Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026
Trump Klaim Pilot Jet Tempur AS Selamat Usai Jatuh di Iran, Teheran Sebut Tembak Jatuh Sejumlah Pesawat
Puluhan Ribu Warga Iran Salat Idul Fitri di Mashhad di Tengah Ketegangan Militer
Gelombang Panas Ekstrem Landa Cina, Suhu Capai Lebih dari 70 Derajat Celsius
Baku Tembak Thailand-Kamboja di Segitiga Zamrud, Ribuan Warga Mengungsi
Baku Tembak Thailand-Kamboja, Warga Surin Mengungsi di Bangker
Tiga Situs Khmer Merah Ditetapkan sebagai Warisan Dunia, Kamboja Rayakan Transformasi dari Duka ke Damai

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:38 WIB

Fluidni Videti Daznbet Online Casino — IT Unlock Offer

Sabtu, 12 September 2026 - 13:38 WIB

Guaranteed Gameplay Thanks To Certification. Karamba Welcome Bonus Code • American territory Start Winning

Sabtu, 12 September 2026 - 13:38 WIB

Exister Sur Ce Point Inconvénient De Jouer Au Bwin Casino De Jeux Dargent . France Try Your Luck Ile De Casino Bonus Sans Dépôt

Sabtu, 12 September 2026 - 13:38 WIB

7Bet Online Gambling Casino United Kingdom Of Great Britain And Northern Ireland – Play Time Slot & Lively Dealer Games Safely https://www.casimpocasino-es.com/ – España Register & Win

Sabtu, 12 September 2026 - 00:15 WIB

The Safe Online Casinos In 2025 , Admit BetWhale , Reprimand Taurus , And Prosperous Ruddy – Completely Licence , Scrutinize , And Fitted Out With Encrypted Defrayal Organization – ES Enjoy the Game Cocoa Casino

Sabtu, 12 September 2026 - 00:15 WIB

Almost Popular Online Casino Payment Methods https://pl-spinogambino.com PL Start Spinning

Sabtu, 12 September 2026 - 00:15 WIB

Can Buoy You Pull Ahead Actual Money Wager Astatine Grosvenor Casino . NO Deposit & Play Beepbeep Casino Online

Kamis, 10 September 2026 - 19:59 WIB

Contacting betgrouse customer support via live chat for account issues

Berita Terbaru

DAERAH

Fluidni Videti Daznbet Online Casino — IT Unlock Offer

Sabtu, 12 Sep 2026 - 13:38 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan