GAYO LUES | Insetgalusnews.com | Anggota Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Gayo Lues, Ridwansyah mengungkapkan, anggaran untuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan telah disahkan sebesar Rp5 miliar dalam APBK 2025.
Pernyataan itu disampaikan Ridwansyah, Selasa (18/8/2026), setelah puluhan petugas pemadam kebakaran dari enam sektor mendatangi Gedung DPRK Gayo Lues untuk menyampaikan aspirasi terkait persoalan yang mereka hadapi.
Menurut Ridwansyah, anggaran Rp5 miliar tersebut telah disepakati dalam pembahasan anggaran pada 2025. Bahkan, DPRK disebut kembali menambahkan anggaran di luar pagu tersebut saat pembahasan bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten.
“Hal itu dilakukan mengingat Damkar sebagai garda terdepan pada saat bencana,” kata Ridwansyah.
Ia menilai keberadaan petugas pemadam kebakaran memiliki posisi strategis dalam penanganan bencana, sehingga dukungan anggaran dan pemenuhan hak petugas semestinya menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Ridwansyah juga melontarkan kritik keras terhadap tata kelola keuangan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Ia menilai persoalan yang mencuat di lingkungan Damkar menjadi indikasi pengelolaan keuangan pemerintah daerah masih bermasalah.
“Pengelolaan keuangan pemerintahan saat ini sangat bobrok dan perlu banyak dibenahi, kita juga meminta agar pemerintah daerah segera menyelesaikan persoalan tersebut dengan membayarkan gaji mereka” ujarnya.
Sebelumnya, para petugas Damkar dari enam sektor mengadukan kondisi mereka kepada DPRK. Mereka mengaku belum menerima gaji selama berbulan-bulan.
Persoalan tersebut kini menjadi sorotan karena menyangkut hak petugas yang berada di garis depan dalam penanganan kebakaran dan bencana, sementara pemerintah daerah disebut telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung operasional instansi tersebut.
Redaksi | Insetgalusnews




























