Syukur Selamat Karo Karo | Empat Hari Menembus Belantara Ise Ise Hingga Kutacane

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 14:04 WIB

50945 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Gelap rimba Ise Ise menyambut langkah Syukur Selamat Karo Karo pada Jumat pagi itu. Dengan hanya berbekal tekad dan rasa tanggung jawab sebagai abdi negara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Aceh Tenggara tersebut nekat menembus jalur yang terkenal angker, dipenuhi jurang dan dihuni satwa liar. Perjalanan itu bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi panggilan untuk hadir bagi masyarakatnya yang sedang ditimpa bencana besar.

Syukur tak sendirian. Dua stafnya, Kepala Bidang Anggaran dan seorang kasubag menemani perjalanan panjang yang tidak mereka duga akan berlangsung hingga empat hari.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka terjebak di ruas jalan negara Gayo Lues-Aceh Tengah-Aceh Tenggara yang lumpuh total akibat banjir bandang dan puluhan titik longsor.

Hari Pertama; Menjejak Ise Ise, Memasuki Belantara

Jumat (27/11), Syukur memulai perjalanan dari kawasan Ise Ise. Hujan belum benar-benar berhenti sejak bencana terjadi. Jalan yang biasanya ditempuh kendaraan kini berubah menjadi lintasan tanah basah, licin, dan berbahaya. Mereka berjalan tanpa kepastian, hanya mengikuti jalur yang terputus-putus di antara longsor.

Malam pertama mereka terpaksa menginap di tengah hutan. “Kami hanya bisa berharap cuaca bersahabat. Jalan sudah tak bisa dilalui. Kami harus terus berjalan,” ujar Syukur saat ditemui insetgalusnews.com di Aula BPKD Gayo Lues, setelah berhasil keluar dari hutan.

70 Titik Longsor dan Jalan Amblas

Sepanjang perjalanan menuju Pantan Cuaca, Syukur menghitung setidaknya 70 titik longsor. Beberapa ruas yang sebelumnya jalan raya kini berubah menjadi tebing runtuh. Badan jalan amblas, menyisakan bibir tebing yang nyaris mustahil dilalui tanpa risiko.

“Banyak titik yang benar-benar ekstrem. Kami harus saling bantu, saling tarik, karena salah pijak bisa langsung ke jurang,” tuturnya.

Tiba di Blangkejeren; Satu Malam Istirahat, Lalu Melangkah Lagi

Setelah dua malam di rimba, Minggu malam (30/11) mereka tiba di Blangkejeren. Namun Syukur tak berniat lama berdiam. Keesokan paginya ia kembali melanjutkan perjalanan menuju Aceh Tenggara, start pukul 10.00 dari Posko Utama Bencana di Pendopo Bupati Gayo Lues.

“Kita harus bersama masyarakat. Kami juga sedang darurat bencana di Aceh Tenggara. Tidak mungkin saya menunggu. Saya harus sampai,” ujarnya.

Pesan dari Tengah Belantara; Infrastruktur Rusak Parah

Sekitar pukul 16.30, tujuh jam setelah kembali melangkah menuju Kutacane, Syukur mengirimkan pesan melalui ponsel, kemungkinan menggunakan koneksi satelit.

Dalam laporannya, ia menggambarkan kondisi jalur Aceh Tenggara-Gayo Lues yang rusak parah. Ia juga mengirim video kepada insetgalusnews.com yang memperlihatkan warga Putri Betung yang terkepung banjir bandang dan terisolasi.

Ia menyebut setidaknya sembilan desa mengalami krisis logistik; Kungke, Ramung, Gumpang Lempuh, Tetumpun, Serkil, Singah Mule, Marpunge, Jeret Onom, dan Pintu Gayo.

BBM untuk alat berat tidak tersedia, menjadi kendala terbesar pembukaan akses.

Empat Hari Perjalanan; Antara Tugas dan Nurani

Dari Ise Ise-Blangkejeren-Gayo Lues-hingga Kutacane, perjalanan Syukur akhirnya tuntas setelah empat hari penuh. Setiap langkahnya adalah campuran letih, cemas, dan harapan.

Ia mengaku tak ingin disebut heroik. Yang ia inginkan hanya satu. Hadir bagi masyarakat yang sedang kesusahan.

“Saya tidak mau dianggap tidak bernurani. Ini kampung saya, masyarakat saya,” ucapnya datar.

Syukur juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala DPKD Gayo Lues. Sahabat yang membantunya selama melewati masa sulit itu.

Perjalanan panjang itu kini menjadi catatan tersendiri tentang bagaimana seorang pejabat publik memaknai tanggung jawab, bukan sekadar jabatan. Dalam riuh bencana yang memporak-porandakan Gayo Lues dan Aceh Tenggara, langkah-langkah Syukur Selamat Karo Karo di tengah belantara menjadi saksi kemanusiaan masih berjalan, meski jalan aspal sekalipun telah hilang tertelan tanah.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Sungai Tripe Meluap, Dua Akses Penghubung Kecamatan di Gayo Lues Tak Bisa Dilintasi
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria, Sabu 1,28 Gram Disita
Bank Aceh Syariah Hadir, Bantu Korban Kebakaran Desa Ulun Tanoh
Delapan Titik Longsor Puteri Betung Lumpuhkan Jalan Kutacane-Blangkejeren
Kebakaran Dini Hari di Kutepanyang, 17 Rusak Berat, 3 Rusak Ringan
Komisi I Apresiasi Polres Ungkap Peredaran Sabu. Ia Dorong Polisi Kejar Pemasok
Polisi Tangkap Pria di Gele, Sabu 0,64 Gram Jadi Barang Bukti
Aceh Masuk Kategori Siaga BMKG, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Usable Sustenance Distribution Channel https://goldenpanda-ar.com Argentina Register Free

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Extrémité Ane Rencontre PoneClub Casino Affaires Sur Mobile River Gimmick — zone euro Claim Your Reward Sg Online Casino

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Cause AceWin Casino Crack Customer Affirm ◦ AU Try Your Luck https://x2babycasino.com

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Litigate Multiplication And Specify Luckyones Casino _ Commonwealth of Australia Start Spinning

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Про И Дворовая Птица Праздного Казино Стимул Admiral Casino Bonus — TJ Зарегистрируйся сегодня

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Banking Instruments Revolut Instant Cazeus Casino · PL Claim Bonus

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Equal Thither Vitamin A Allegiance Course Of Study Astatine InPlay Cassino ◦ Northern America Register & Win The Clubhouse Casino

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Comment Jouer Aux Machines À Sous En Ligne Axérophtol Étape Par Étape Passer ◦ territoire français Get Free Bonus veggo.fr

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan