11 Desa di Gayo Lues Hilang dari Peta Pasca Bencana Hidrometeorologi, Wajib Direlokasi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 21:50 WIB

501,119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dusun Tetumpun, Putri Betung Sebelum Bencana

Dusun Tetumpun, Putri Betung Sebelum Bencana

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Sebanyak 11 desa di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, dilaporkan hilang dari peta pascabencana hidrometeorologi yang melanda daerah berjuluk Negeri Seribu Bukit tersebut.

Berdasarkan pantauan insetgalusnews.com, Senin (15/12/2025), kesebelas desa tersebut wajib direlokasi karena rata-rata lebih dari 80 persen wilayah permukiman hanyut terbawa arus, serta kondisi geografis yang dinilai tidak lagi aman untuk dihuni dan berpotensi memicu bencana berulang.

Dusun Tetumpun, Putri Betung Sesudah Bencana

Adapun desa-desa terdampak tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kampung Uyem Beriring di Kecamatan Tripe Jaya. Desa Kuning di Kecamatan Rikit Gaib, Desa Rigeb di Kecamatan Dabun Gelang, serta tiga desa di Kecamatan Pantan Cuaca, masing-masing Desa Remukut, Seneren, dan Tetingi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, tiga desa lainnya berada di Kecamatan Pining, yaitu Desa Uring, Pepelah dan Kampung Pining, kemudian Desa Ramung Musara di Kecamatan Putri Betung serta Kampung Agusen di Kecamatan Blangkejeren.

Informasi hilangnya desa-desa tersebut dari peta wilayah diperoleh melalui pemantauan perangkat satelit, yang menunjukkan perubahan bentang alam secara signifikan akibat terjangan banjir bandang dan longsor.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah terkait lokasi relokasi maupun skema penanganan lanjutan bagi warga terdampak.

Redaksi | insetgalusnews.com

Berita Terkait

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah
Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab
ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika
Basri Apresiasi Pelantikan 248 Kepsek oleh Gubernur Aceh, Sembilan Kepala Sekolah Asal Gayo Lues Terima Amanah Baru
Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan
BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan
BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan
Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:20 WIB

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:03 WIB

Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:39 WIB

ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:53 WIB

BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:03 WIB

Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Temu Ramah MPLS, Kacabdin Galus Dorong Gerakan Bersama Bentuk Generasi Berkarakter

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan