GAYO LUES | insetgalusnews.com | Data terbaru sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan menunjukkan kerusakan luas akibat bencana hidrometeorologi yang meluluhlantakkan infrastruktur serta lahan produktif masyarakat di Kabupaten Gayo Lues.
Berdasarkan dokumen sementara yang diterima redaksi, total lahan persawahan yang terdampak mencapai 1.866 hektare, dengan titik kerusakan terparah berada di Kecamatan Dabun Gelang, Tripe Jaya, Rikit Gaib, Pantan Cuaca, Pining, dan Putri Betung.
Pada subsektor perkebunan, kerusakan tercatat meliputi 105 hektare lahan kopi, 50 hektare kakao, serta 11 hektare komoditas kemiri, serewangi, dan nilam yang tersebar di berbagai wilayah.
Untuk hortikultura, kerusakan terjadi pada 130,20 hektare lahan cabai, 38,50 hektare lahan tomat, dan 78,50 hektare lahan bawang merah.
Di sektor peternakan, jumlah hewan ternak yang hilang meliputi 51 ekor sapi, 56 ekor kerbau, 3 ekor kuda, 101 ekor kambing, 125 ekor domba, serta 6.900 ekor unggas.
Data ini bersifat sementara dan berpotensi berubah, mengingat sejumlah wilayah terdampak masih terisolasi. Seluruh informasi dihimpun dan disiarkan melalui perangkat satelit.
Redaksi | insetgalusnews


































