GAYO LUES | insetgalusnews.com | Desa Rerebe di Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, yang terisolasi setelah jembatan lama dihancurkan oleh banjir bandang 22 hari yang lalu, kini mendapatkan akses kembali berkat jembatan darurat yang dibangun melalui gotong royong TNI dan warga setempat, Selasa (16/12/2025).
Banjir bandang yang disebabkan oleh hujan selama 3 hari dua malam menghancurkan jembatan yang menjadi satu-satunya jalan kendaraan menuju desa, membuat warga sulit mengakses layanan sekolah, dan pasar. Merespons keadaan darurat itu, TNI segera mengirim tim teknik beserta peralatan, dibantu dengan masyarakat sekitar untuk membangun jembatan darurat tersebut.
“Setelah banjir, kami terkurung anak-anak tidak bisa ke sekolah, dan kami tidak dapat ke pasar untuk belanja, karena akses jalan ke kota semua terputus. Terima kasih TNI dan teman-teman warga yang membantu membangun jembatan darurat ini”, ujar Sabri, seorang warga Desa Rerebe.
Pembangunan yang berlangsung sejak pagi tadi dan masih dalam pengerjaan. Jembatan yang panjang 3 meter dan lebar 3 meter sudah dapat dilalui kendaraan bermotor. Masyarakat sangat berterimakasih kepada TNI dan warga setempat yang turut membantu pengerjaan jembatan darurat tersebut.
Informasi ini disiarkan menggunakan perangkat satelit.
Redaksi | insetgalusnews | Noviel Wijayandi


































