GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues, sejak Sabtu (18/4/2026), menyebabkan banjir dan longsor terjadi di sejumlah kecamatan. Akibatnya beberapa desa terdampak dan digenangi air.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gayo Lues, Surya Darma, Senin (20/4/2026) menyampaikan, penyebab utama karena intensitas hujan terlalu tinggi dan aliran sungai tidak mampu menampung.
rata rata terjadi sekitar pukul 16.35 WIB dan berlangsung selama kurang lebih tiga jam.

“Curah hujan tinggi mengakibatkan debit air sungai meningkat signifikan hingga meluap dan merendam permukiman warga,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun sebutnya, sejumlah sungai yang meluap di antaranya Sungai Kala Kenol, Pucuk Padang, Terlis, Pertik, Pintu Rime, Pantan Cuaca, dan Rikit Gaib.
Akibatnya, beberapa desa di Kecamatan Terangun seperti Desa Padang, Telege Jernih, Makmur Jaya, Jabo, dan Terlis terendam banjir. Sementara di Kecamatan Pining, banjir juga merendam permukiman warga di Desa Pertik dan Pintu Rime, termasuk fasilitas pendidikan seperti SMU Pining dan Pesantren Bunnaya di Desa Ekan.
Selain itu, debit air sungai di Kecamatan Pantan Cuaca dilaporkan meningkat tajam. Hujan deras juga menyebabkan pohon tumbang yang mengganggu akses Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane.
BPBD mencatat, kebutuhan mendesak di lokasi terdampak meliputi alat berat seperti excavator, peralatan kebersihan, gerobak sorong, serta mesin pemotong kayu (chainsaw) untuk penanganan material lumpur dan pohon tumbang.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Gayo Lues telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan korban, penanganan awal, serta distribusi bantuan logistik berupa paket sembako.
“Petugas juga mengimbau masyarakat agar tetap siaga dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat,” kata Surya Darma.
Saat ini, masyarakat terdampak dilaporkan telah mengamankan diri ke wilayah yang lebih tinggi. BPBD bersama instansi terkait masih bersiaga di lokasi untuk memastikan keselamatan warga dan kelancaran penanganan bencana.
Berdasarkan prakiraan cuaca terkini, wilayah Gayo Lues masih diguyur hujan deras dengan suhu berkisar 16–24 derajat Celsius, kelembaban udara mencapai 95 persen, serta angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan sekitar 3 kilometer per jam.
BPBD Gayo Lues mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi susulan.
Redaksi | insetgalusnews


































