Di balik wajah tenang dan sederhana, Dr Sartika Mayasari SSTP MA menyimpan semangat besar untuk membangun tanah kelahirannya. Berangkat dari ruang pendidikan hingga menapaki jenjang birokrasi tertinggi di Kabupaten Gayo Lues, perempuan kelahiran 23 Juli 1985 itu menjelma menjadi salah satu sosok inspiratif yang membuktikan kerja keras, pendidikan, dan dedikasi mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
PARIWARA | insetgalusnews.com | Di tengah dinamika birokrasi yang terus berkembang, nama Dr Sartika Mayasari, SSTP MA menjadi salah satu figur perempuan muda yang cukup diperhitungkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Sosoknya dikenal cerdas, inovatif, serta memiliki kemampuan kepemimpinan yang lahir dari pengalaman panjang di dunia pemerintahan.
Perempuan kelahiran Gayo Lues, 23 Juli 1985 ini, dikenal sebagai salah satu kepala dinas termuda yang pernah dipercaya memimpin sejumlah instansi strategis di daerah berjuluk Negeri Seribu Bukit tersebut. Dalam perjalanan kariernya, Sartika Mayasari tidak hanya membangun citra sebagai birokrat perempuan yang disiplin, tetapi juga sebagai sosok yang memiliki visi pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Karakter kepemimpinannya terbentuk sejak masa pendidikan. Ia menempuh pendidikan di MTs Ulumul Qur’an Langsa pada 2001 dan melanjutkan ke MA Ulumul Qur’an Langsa hingga lulus tahun 2003. Setelah itu, Sartika diterima di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat dan menyelesaikan pendidikan pada 2007.
Semangat belajarnya tidak berhenti di sana. Ia kemudian melanjutkan studi Magister Ilmu Politik di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan lulus pada 2010. Puncak perjalanan akademiknya diraih pada 2025 setelah menyelesaikan Program Doktor di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan pada bidang studi Pembangunan.
Perjalanan akademik tersebut menjadi fondasi kuat dalam membangun kapasitasnya sebagai birokrat modern yang mampu memadukan teori, gagasan, dan praktik pemerintahan di lapangan.
Dalam kiprahnya selama lebih dari satu dekade di pemerintahan, Sartika Mayasari dipercaya menduduki sejumlah posisi penting. Kariernya dimulai sebagai Camat Blangkejeren pada 2014. Di tahun yang sama, ia juga dipercaya menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan hingga 2016.
Kariernya terus menanjak saat dipercaya memimpin BKPSDM Kabupaten Gayo Lues pada periode 2016–2018. Di bawah kepemimpinannya, instansi tersebut berhasil meraih sejumlah penghargaan tingkat nasional.
Selanjutnya, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) pada 2018–2021, kemudian dipercaya memimpin DP3AP2KB pada 2021–2023. Pada 2025, Sartika juga sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda sebelum kembali dipercaya memimpin Dinas PMK hingga saat ini.
Dedikasi dan kerja kerasnya di dunia birokrasi turut dibuktikan melalui berbagai penghargaan yang berhasil diraih, baik di tingkat daerah maupun nasional. Beberapa di antaranya yakni Norrene Kartini Award Bidang Pemerintahan tahun 2010, penghargaan USAID Lestari sebagai penggagas Agusen Eco Tourism Village pada 2016, hingga penghargaan PNS Inspiratif Nasional dari Kementerian PAN-RB pada 2018.
Selain itu, ia juga membawa BKPSDM Gayo Lues meraih penghargaan sebagai BKPSDM terbaik nasional tipe B se-Indonesia dan penghargaan institusi CAT minim error dari BKN Pusat pada 2018.
Tak hanya dikenal sebagai birokrat perempuan berprestasi, Sartika Mayasari juga dipandang sebagai figur yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan masyarakat desa, pemberdayaan perempuan, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan adaptif.
Moto hidup yang dipegangnya, “Think Global and Act Locally” atau “Berpikir secara global dan bertindak secara lokal”, menjadi prinsip yang terus ia terapkan dalam berbagai program dan kebijakan yang dijalankan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Suhaidi dan Wakil Bupati Maliki, kehadiran Sartika Mayasari dinilai turut memberikan warna tersendiri dalam mendorong kemajuan pembangunan Kabupaten Gayo Lues ke arah yang lebih baik.
Dengan pengalaman, kapasitas akademik, serta sederet prestasi yang dimiliki, Dr. Sartika Mayasari menjadi salah satu putri terbaik Gayo Lues yang patut diapresiasi. Sosoknya menjadi inspirasi bahwa perempuan daerah juga mampu tampil sebagai pemimpin yang visioner, berdaya saing, dan membawa perubahan nyata bagi masyarakat.
Insetgalusnews | Ibrahim Aceh


































