Petani Mengeluh, Perbaikan Sawah Terdampak Banjir Belum Terealisasi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB

50744 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Areal persawahan warga yang kini telah berubah jadi aliran sungai, Selasa (3/3/2026)

Areal persawahan warga yang kini telah berubah jadi aliran sungai, Selasa (3/3/2026)

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Petani korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Gayo Lues mengeluhkan belum adanya realisasi perbaikan areal persawahan yang terdampak banjir. Memasuki bulan keempat pascabencana, ratusan lahan sawah dilaporkan masih tertimbun material lumpur dan belum dapat difungsikan kembali.

Sejumlah petani di Kecamatan Dabun Gelang menyebut kondisi tersebut berdampak langsung terhadap sumber penghidupan mereka. Hingga kini, sawah yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga belum bisa digarap karena belum dilakukan normalisasi maupun pembersihan material banjir.

“Sumber penghidupan kami dari hasil pertanian, terutama panen padi. Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan. Sawah masih tertimbun lumpur dan belum bisa digarap. Kami berharap ada kejelasan kapan perbaikan dimulai. Sudah empat bulan berlalu,” ujar IB (46) di Kecamatan Dabun Gelang, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana diketahui, sebagian besar masyarakat di Kabupaten Gayo Lues menggantungkan pendapatan pada sektor pertanian, khususnya persawahan. Banjir yang melanda beberapa bulan lalu menyebabkan kerusakan cukup parah pada lahan pertanian di sejumlah kecamatan.

Para petani berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat perbaikan, agar aktivitas tanam dapat kembali berjalan.

Hingga berita ini diterbitkan, insetgalusnews.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait, namun belum memperoleh tanggapan resmi.

Redaksi | insetgalnews.com

Berita Terkait

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah
Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab
ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika
Basri Apresiasi Pelantikan 248 Kepsek oleh Gubernur Aceh, Sembilan Kepala Sekolah Asal Gayo Lues Terima Amanah Baru
Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan
BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan
BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan
Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:20 WIB

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:03 WIB

Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:39 WIB

ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:53 WIB

BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:03 WIB

Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Temu Ramah MPLS, Kacabdin Galus Dorong Gerakan Bersama Bentuk Generasi Berkarakter

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan