Akses Antar Kecamatan Putus 21 Hari Pascabencana, Warga Badak Uken Bangun Jembatan Darurat

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 14:48 WIB

501,037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan darurat hasil swadaya masyarakat di Badak Uken, Dabun Gelang, Senin (15/12)

Jembatan darurat hasil swadaya masyarakat di Badak Uken, Dabun Gelang, Senin (15/12)

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hingga hari ke-21 pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Gayo Lues, sejumlah akses antar kecamatan masih terputus. Kondisi ini memaksa warga berinisiatif membangun jembatan darurat secara swadaya agar aktivitas masyarakat tetap berjalan, Senin (15/12/2025).

Pantauan insetgalusnews.com, warga Desa Badak Uken, Kecamatan Dabun Gelang, bergotong royong membangun jembatan darurat dengan memanfaatkan batang pohon bekas gergajian yang hanyut dan terdampar di aliran sungai setempat. Batang kayu tersebut disusun sebagai landasan, kemudian dilapisi papan hasil olahan warga dari sisa kayu hanyut agar dapat dilintasi pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Salah seorang warga, Jack Gayo, mengatakan jembatan darurat tersebut menjadi satu-satunya akses sementara bagi masyarakat setelah jembatan utama rusak akibat terjangan banjir.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak jembatan putus akibat banjir, aktivitas warga benar-benar terhambat. Anak-anak sekolah, warga yang ke kebun, hingga akses ke layanan kesehatan jadi sulit. Karena belum ada jembatan pengganti, kami terpaksa bergotong royong membangun jembatan darurat agar bisa dilalui sementara,” ujar Jack Gayo.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan membangun jembatan permanen agar mobilitas dan perekonomian warga dapat kembali normal.
Berita ini disiarkan melalui perangkat satelit.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga
Rekonstruksi Kasus Curat Dokter di Gayo Lues, Tersangka Peragakan 25 Adegan
Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Siaga Bencana Hidrometeorologi
Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar
Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues
Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam
BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan