Akses Antar Kecamatan Putus 21 Hari Pascabencana, Warga Badak Uken Bangun Jembatan Darurat

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 14:48 WIB

501,080 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan darurat hasil swadaya masyarakat di Badak Uken, Dabun Gelang, Senin (15/12)

Jembatan darurat hasil swadaya masyarakat di Badak Uken, Dabun Gelang, Senin (15/12)

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hingga hari ke-21 pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Gayo Lues, sejumlah akses antar kecamatan masih terputus. Kondisi ini memaksa warga berinisiatif membangun jembatan darurat secara swadaya agar aktivitas masyarakat tetap berjalan, Senin (15/12/2025).

Pantauan insetgalusnews.com, warga Desa Badak Uken, Kecamatan Dabun Gelang, bergotong royong membangun jembatan darurat dengan memanfaatkan batang pohon bekas gergajian yang hanyut dan terdampar di aliran sungai setempat. Batang kayu tersebut disusun sebagai landasan, kemudian dilapisi papan hasil olahan warga dari sisa kayu hanyut agar dapat dilintasi pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Salah seorang warga, Jack Gayo, mengatakan jembatan darurat tersebut menjadi satu-satunya akses sementara bagi masyarakat setelah jembatan utama rusak akibat terjangan banjir.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak jembatan putus akibat banjir, aktivitas warga benar-benar terhambat. Anak-anak sekolah, warga yang ke kebun, hingga akses ke layanan kesehatan jadi sulit. Karena belum ada jembatan pengganti, kami terpaksa bergotong royong membangun jembatan darurat agar bisa dilalui sementara,” ujar Jack Gayo.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan membangun jembatan permanen agar mobilitas dan perekonomian warga dapat kembali normal.
Berita ini disiarkan melalui perangkat satelit.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan