GAYO LUES | insetgalusnews.com | Kami hadir bukan hanya sebagai aparat, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Apa yang dirasakan warga, itu juga menjadi tanggung jawab kami.
Hanya itu sepotong ungkapan Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo SIK di sela kegiatan bersama warga dalam pembangunan empat unit jembatan gantung di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Sabtu (24/1/2026).
Kapolres juga menyampaikan, pembangunan empat jembatan gantung tersebut merupakan respons atas kebutuhan mendesak masyarakat yang selama ini kesulitan beraktivitas akibat rusaknya akses penyeberangan.
Untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan, Kapolres Gayo Lues membagi pengawasan pengerjaan ke dalam empat kelompok kerja.
Pembangunan jembatan gantung di Desa Pungke Jaya dipimpin langsung oleh Kaurbinops Satreskrim Polres Gayo Lues IPDA Muhammad Yoga Wiratama, bersama personel Satreskrim dan masyarakat setempat.
Sementara itu, pembangunan jembatan gantung di Desa Jeret Onom dipimpin oleh Kanittipidkor Satreskrim Polres Gayo Lues AIPDA Ilham Minaldi dengan melibatkan personel Polres Gayo Lues dan warga desa.
Adapun pembangunan jembatan gantung di Desa Gumpang Lempuh dipimpin oleh Kasatintelkam Polres Gayo Lues AKP Jun Andri Saputra bersama Bripka TM Saputra serta personel BKO Brimob Polda Sumatera Selatan.
Selain tiga jembatan yang tengah dikerjakan, Kapolres Gayo Lues juga menyampaikan rencana pembangunan satu unit jembatan gantung tambahan di Desa Ramung Toa. Pembangunan tersebut nantinya akan dilaksanakan oleh personel gabungan Polres Gayo Lues bersama masyarakat.
Pantauan di lokasi menunjukkan Kapolres berbaur langsung dengan warga, menyapa masyarakat, serta memantau proses pembangunan secara langsung. Kehadiran pimpinan Polres tersebut memberikan motivasi tersendiri bagi personel dan warga yang bergotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan.
insetgalusnews | Siaran Pers Polres Galus


































