Setelah Dibantai, Dua Korban Diseret Sekitar 10 Meter dari Camp

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:40 WIB

501,069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Kepolisian Resor Gayo Lues mengungkap kronologi lanjutan kasus pembunuhan dua penderes getah pinus berinisial HD dan DD yang terjadi di kawasan perkebunan Bur Roda, Desa Lukup Baru, Kecamatan Rikit Gaib.

Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Mapolres, Sabtu (27/12/2025), Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo SIK menjelaskan, setelah membantai kedua korban, tersangka memindahkan jasad korban dengan cara diseret keluar dari dalam camp.

“Tersangka terlebih dahulu menyeret jasad korban DD ke depan camp sejauh kurang lebih 10 meter. Setelah itu, tersangka kembali menyeret jasad korban HD dengan cara dan jarak yang sama,” ujar Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo SIK.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai memindahkan kedua jenazah, tersangka kembali masuk ke dalam camp untuk membersihkan alat-alat yang digunakan dalam aksi pembunuhan tersebut. Tersangka kemudian menunggu hingga pagi hari sebelum meninggalkan lokasi kejadian.

Sekitar pukul 06.00 WIB, tersangka mengunci camp menggunakan gembok berwarna kuning dan melarikan diri dari lokasi.

Pihak kepolisian menyatakan kasus ini masih terus didalami guna melengkapi berkas penyidikan. Tersangka terancam pidana 20 tahun.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah
Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab
ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika
Basri Apresiasi Pelantikan 248 Kepsek oleh Gubernur Aceh, Sembilan Kepala Sekolah Asal Gayo Lues Terima Amanah Baru
Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan
BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan
BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan
Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:20 WIB

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:03 WIB

Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:39 WIB

ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:53 WIB

BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:03 WIB

Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Temu Ramah MPLS, Kacabdin Galus Dorong Gerakan Bersama Bentuk Generasi Berkarakter

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan