Empat Jalur Penghubung Gayo Lues Masih Terputus Hingga Hari ke-20 Bencana Hidrometeorologi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:45 WIB

50683 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur darurat Berawang Salam, Uring-Pining,  dibuat untuk alternatif yang bisa dilalui kenderaan 4wd untuk mendistribusikan logistik ke-kecamatan Pining, Minggu (14/12) |doc|cut|videowarga|
Pengerjaan ini langsung diawasi oleh Wakil Bupati Gayo Lues H Maliki.

Jalur darurat Berawang Salam, Uring-Pining, dibuat untuk alternatif yang bisa dilalui kenderaan 4wd untuk mendistribusikan logistik ke-kecamatan Pining, Minggu (14/12) |doc|cut|videowarga| Pengerjaan ini langsung diawasi oleh Wakil Bupati Gayo Lues H Maliki.

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hingga hari ke-20 pascabencana hidrometeorologi yang meluluhlantakkan Kabupaten Gayo Lues, empat jalur utama penghubung antardaerah masih belum dapat ditembus. Kondisi ini menyebabkan sejumlah kecamatan terdampak masih bergantung pada suplai logistik dari luar daerah.

Jalur alternatif di Berawang Salam, Kp Uring |doc|cut|warga|

Berdasarkan informasi yang dihimpun, per-14 Desember 2025, pengerjaan jalur Blangkejeren-Kutacane baru dapat dilakukan hingga wilayah Tangsaran, Kecamatan Putri Betung. Penanganan ruas jalan tersebut saat ini dilaksanakan oleh BUMN PT Hutama Karya.

Sementara itu, akses Blangkejeren-Pining baru berhasil dibuka sampai kawasan Berawang Salam, Kampung Uring, dan masih dalam penanganan Pemerintah Daerah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun jalur Blangkejeren-Takengon juga hingga kini belum berhasil ditembus akibat beratnya kerusakan dan medan yang sulit. Penanganan jalur tersebut masih terus diupayakan oleh tim di lapangan dari PT Hutama Karya.

Untuk sementara, satu-satunya akses yang dapat dilalui menuju dan keluar Kabupaten Gayo Lues adalah melalui jalur Blangkejeren-Aceh Barat Daya. Namun, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan karena kondisi jalan yang rawan dan membutuhkan kehati-hatian ekstra.

Berita ini disiarkan melalui perangkat satelit.

Redaksi | insetgalusnews.com

Berita Terkait

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga
Rekonstruksi Kasus Curat Dokter di Gayo Lues, Tersangka Peragakan 25 Adegan
Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Siaga Bencana Hidrometeorologi
Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar
Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues
Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam
BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan