Empat Jalur Penghubung Gayo Lues Masih Terputus Hingga Hari ke-20 Bencana Hidrometeorologi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:45 WIB

50717 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur darurat Berawang Salam, Uring-Pining,  dibuat untuk alternatif yang bisa dilalui kenderaan 4wd untuk mendistribusikan logistik ke-kecamatan Pining, Minggu (14/12) |doc|cut|videowarga|
Pengerjaan ini langsung diawasi oleh Wakil Bupati Gayo Lues H Maliki.

Jalur darurat Berawang Salam, Uring-Pining, dibuat untuk alternatif yang bisa dilalui kenderaan 4wd untuk mendistribusikan logistik ke-kecamatan Pining, Minggu (14/12) |doc|cut|videowarga| Pengerjaan ini langsung diawasi oleh Wakil Bupati Gayo Lues H Maliki.

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hingga hari ke-20 pascabencana hidrometeorologi yang meluluhlantakkan Kabupaten Gayo Lues, empat jalur utama penghubung antardaerah masih belum dapat ditembus. Kondisi ini menyebabkan sejumlah kecamatan terdampak masih bergantung pada suplai logistik dari luar daerah.

Jalur alternatif di Berawang Salam, Kp Uring |doc|cut|warga|

Berdasarkan informasi yang dihimpun, per-14 Desember 2025, pengerjaan jalur Blangkejeren-Kutacane baru dapat dilakukan hingga wilayah Tangsaran, Kecamatan Putri Betung. Penanganan ruas jalan tersebut saat ini dilaksanakan oleh BUMN PT Hutama Karya.

Sementara itu, akses Blangkejeren-Pining baru berhasil dibuka sampai kawasan Berawang Salam, Kampung Uring, dan masih dalam penanganan Pemerintah Daerah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun jalur Blangkejeren-Takengon juga hingga kini belum berhasil ditembus akibat beratnya kerusakan dan medan yang sulit. Penanganan jalur tersebut masih terus diupayakan oleh tim di lapangan dari PT Hutama Karya.

Untuk sementara, satu-satunya akses yang dapat dilalui menuju dan keluar Kabupaten Gayo Lues adalah melalui jalur Blangkejeren-Aceh Barat Daya. Namun, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan karena kondisi jalan yang rawan dan membutuhkan kehati-hatian ekstra.

Berita ini disiarkan melalui perangkat satelit.

Redaksi | insetgalusnews.com

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan