Keluhan Upah Pembersihan Lahan Huntara di Gayo Lues Diklaim Tuntas, Vendor Ajukan Biaya ke BNPB

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:42 WIB

50415 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Huntara dusun Atu Sepit, Ramung Musara, Puteri Betung | doc | insetgalusnews |

Huntara dusun Atu Sepit, Ramung Musara, Puteri Betung | doc | insetgalusnews |

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Keluhan warga terkait pembersihan lahan hunian sementara di Dusun Atu Sepit, Desa Ramung Musara, Kabupaten Gayo Lues, dilaporkan telah terselesaikan setelah pihak pelaksana memberikan penjelasan langsung kepada warga.

Perwakilan warga berinisial YY (39) mengatakan vendor proyek telah menjelaskan tentang biaya perataan lahan yang sebelumnya dikerjakan secara swadaya oleh warga akan diajukan kepada BNPB. Dana tersebut, menurutnya, nantinya akan diserahkan kepada warga yang terlibat dalam pembersihan lokasi.

“Pihak pelaksana sudah menjelaskan kepada kami. Mereka akan mengurus biaya perataan tapak itu ke BNPB,” ujar YY, Minggu (15/2/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, pengawas kegiatan berinisial KM menyampaikan, anggaran pembersihan lahan memang tidak tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya pembangunan Huntara. Meski demikian, ia menyebut biaya tersebut masih dapat diajukan melalui mekanisme yang berlaku.

“Anggaran pembersihan tidak ada dalam RAB. Namun biaya itu bisa diajukan ke BNPB sesuai standar yang berlaku untuk land clearing. Ini hanya miskomunikasi antara vendor dan warga,” kata KM kepada insetgalusnew.com.

Dengan adanya penjelasan tersebut, warga disebut telah memahami mekanisme pengajuan biaya dan tidak lagi mempersoalkan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara gotong royong.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah
Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab
ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika
Basri Apresiasi Pelantikan 248 Kepsek oleh Gubernur Aceh, Sembilan Kepala Sekolah Asal Gayo Lues Terima Amanah Baru
Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan
BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan
BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan
Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:20 WIB

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:03 WIB

Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:39 WIB

ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:53 WIB

BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:03 WIB

Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Temu Ramah MPLS, Kacabdin Galus Dorong Gerakan Bersama Bentuk Generasi Berkarakter

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan