Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 09:30 WIB

50132 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Anggota DPRK Gayo Lues, H Ibnu Hasim, menyoroti penanganan longsor di ruas jalan nasional Blangkejeren-Kutacane setelah sebuah kendaraan roda empat jenis pikap terjatuh ke pinggir sungai di kawasan Tetumpun, Senin (15/6/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

H Ibnu Hasim ditengah lintasan Blangkejeren – Kutacane|doc|ist|

Menurut informasi yang diterima, peristiwa bermula saat terjadi longsor di ruas jalan Tetumpun-Putri Betung. Kendaraan pikap tersebut berupaya melintas di lokasi longsor, namun tidak berhasil karena material tanah menutupi badan jalan.

Kendaraan kemudian terjebak di tengah area longsoran dan tidak dapat bergerak maju maupun mundur. Di saat bersamaan, material longsor terus bergerak turun hingga akhirnya menyeret kendaraan tersebut ke pinggir sungai.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun peristiwa tersebut sempat mengganggu arus transportasi di jalur Blangkejeren-Kutacane,” kata Ibnu Hasim.

Akibat longsor, antrean kendaraan dari kedua arah mengular hingga pagi hari. Hingga sekitar pukul 08.30 WIB, sejumlah kendaraan masih belum dapat melintas. Bahkan, jenazah dr. Irpan yang hendak dibawa ke Blangkejeren dilaporkan terpaksa dipindahkan dengan cara digotong melewati lokasi longsor.

Ibnu Hasim juga mempertanyakan kesiapsiagaan pihak pelaksana pemeliharaan jalan, PT Hutama Karya (HK), dalam menangani kondisi darurat tersebut. Menurutnya, hingga pagi hari tidak terlihat adanya personel maupun alat berat di lokasi kejadian.

Padahal, berdasarkan pemberitahuan yang sebelumnya disampaikan pihak kontraktor, ruas jalan tersebut diberlakukan sistem buka-tutup untuk mendukung pekerjaan pemeliharaan, yakni ditutup pukul 08.00–11.00 WIB, dibuka pukul 11.00–13.00 WIB, kemudian ditutup kembali pukul 13.00–16.00 WIB.

Atas kejadian tersebut, Ibnu Hasim meminta pihak yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaan jalan agar meningkatkan kedisiplinan dan kesiapsiagaan petugas di lapangan, terutama saat terjadi bencana yang berpotensi mengganggu akses transportasi masyarakat.

“Kami berharap pihak yang bertanggung jawab dapat lebih sigap dalam menangani kondisi darurat agar aktivitas masyarakat tidak terganggu dan keselamatan pengguna jalan tetap terjamin,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Hutama Karya terkait insiden tersebut maupun langkah penanganan yang dilakukan di lokasi longsor.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:42 WIB

SERIAL FEATURE EDWAR CANTO; Kembali ke Gayo Lues, Mengabdi Tanpa Henti

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:21 WIB

SERIAL FEATURE “EDWAR CANTO” Di Antara Dentuman Senjata dan Mimpi Menjadi Peneliti

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:07 WIB

SERIAL FEATURE “EDWAR CANTO” Dari Pedalaman Pining Menuju Pentas Pengabdian Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:58 WIB

Mengenal Lebih Dekat Sosok Inspiratif Doktor Sartika Mayasari

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:38 WIB

Menapaki Jejak Pengabdian Bung Khairuddin, dari Ruang Kelas hingga Kursi Ketua KIP Gayo Lues

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:22 WIB

Mudik yang Tertunda, Drama di Balik Terungkapnya Pembunuhan di Hari Fitri 1447H

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:33 WIB

Dia bernama Ibnu Hasim

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:23 WIB

Jejak Pengabdian “Bang Bram Aceh” Di Tanoh Gayo

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan