GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pembangunan hunian sementara bagi korban bencana hidrometeorologi di Desa Persiapan Pungke Jaya, Kecamatan Puteri Betung, Kabupaten Gayo Lues, dihentikan. Penghentian pekerjaan tersebut disebut dilakukan oleh pihak berwenang dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tanpa penjelasan resmi.
Pengawas dari vendor pelaksana berinisial GA (36) mengatakan, pihaknya menerima perintah penghentian pekerjaan secara tiba-tiba, padahal material telah tersedia di lokasi dan pembangunan sedang dalam tahap pengerjaan.
“Kami mengerjakan sekitar 20 barak. Material sudah berada di lokasi dan proses pembangunan sedang berjalan. Namun tiba-tiba diperintahkan untuk dihentikan tanpa alasan yang jelas,” ujar GA kepada insetgalusnews.com, Selasa (24/2/2026).
Menurut GA, sebelumnya telah ditetapkan pembangunan sebanyak 57 unit Huntara dari total 76 kepala keluarga (KK) terdampak bencana di desa tersebut. Dari jumlah itu, 19 KK direncanakan menerima Dana Tunggu Hunian (DTH), sementara 57 KK lainnya mendapatkan Huntara.
Ia mengaku heran atas keputusan penghentian tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat wacana pengalihan penerima Huntara menjadi penerima DTH.
“Informasi yang saya dengar, penerima Huntara di lokasi ini akan dialihkan menjadi penerima DTH. Sementara warga korban di sana justru menginginkan Huntara, bukan DTH,” katanya.
Pihak pengelola dan penanggung jawab diharapkan dapat memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat korban bencana yang saat ini sangat membutuhkan Huntara tersebut.
Redaksi | insetgalusnews | Berita ini disusun berdasarkan keterangan narasumber di lapangan. Hingga berita ini diterbitkan, insetgalusnews.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) maupun instansi terkait lainnya. Apabila terdapat klarifikasi atau tanggapan resmi, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan lanjutan sesuai prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik.


































