Warga Dusun Atu Sepit Ramung Musara Akan Polisikan Pelaksana Huntara Soal Upah Perataan Lahan 

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:39 WIB

501,307 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi lahan Huntara Atu Sepit, Desa Rsmung Musara, Putri Betung

Lokasi lahan Huntara Atu Sepit, Desa Rsmung Musara, Putri Betung

GAYO LUES| Insetgalusnew.com | Sejumlah warga Dusun Atu Sepit Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, mengancam melaporkan pelaksana pembangunan hunian sementara ke Polres Gayo Lues jika tidak ada kejelasan terkait upah kerja pembersihan dan perataan lahan lokasi pembangunan.

Salah seorang warga berinisial YY (39) mengatakan, mereka diminta secara lisan untuk meratakan lahan secara mandiri sebelum pembangunan dimulai. Permintaan itu, kata dia, disampaikan oleh salah satu pihak pelaksana proyek.

“Kalau kalian mau cepat, silakan ratakan pertapakan sendiri,” ujar YY menirukan pernyataan yang ia dengar, Jumat (13/2/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut warga, dalam praktik proyek sejenis, pekerjaan pembersihan dan perataan lahan umumnya termasuk dalam paket kerja pelaksana. Mereka menilai kondisi di lokasi tersebut berbeda karena masyarakat diminta mengerjakan sendiri tanpa adanya kepastian pembayaran.

Warga juga menduga anggaran perataan lahan sebenarnya telah masuk dalam paket proyek yang nantinya diajukan pencairannya kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Karena itu, mereka khawatir akan terjadi ketidaksesuaian antara pengajuan anggaran dan kondisi di lapangan.

Selain meminta penjelasan, warga menuntut agar apabila memang tersedia dana perataan lahan, pembayaran disalurkan langsung kepada masyarakat yang telah bekerja.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan