Warga Kembali Geger. Pria Asal Aceh Timur Ditemukan Meninggal di Pajak Pagi Lama Kutelintang

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:40 WIB

50807 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polres Gayo Lues evakuasi jenazah RH (65) dari kediamannya di Pajak Pagi lama Kutelintang, Blangkejeren, Minggu (8/3/2026).

Personel Polres Gayo Lues evakuasi jenazah RH (65) dari kediamannya di Pajak Pagi lama Kutelintang, Blangkejeren, Minggu (8/3/2026).

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Warga Kabupaten Gayo Lues digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di kawasan Pajak Pagi Lama, Desa Kutelintang, Kecamatan Blangkejeren, Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban diketahui berinisial RH (65), warga Dusun III Lubuk Bayah, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Kapolres Gayo Lues melalui Kasatreskrim Polres Gayo Lues IPTU Muhamad Abidinsyah SH mengatakan, jenazah korban telah dievakuasi ke RSU Muhammad Ali Kasim (RSUMAK) Blangkejeren untuk dilakukan pemeriksaan visum. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan pihak keluarga juga telah kami hubungi,” ujar Abidinsyah.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi bernama Rusli, pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB saksi hendak menuju sawahnya di Desa Tujung, Kecamatan Kutapanjang. Sebelum berangkat, ia sempat singgah ke rumah korban di kawasan Pajak Pagi Lama, Desa Kutelintang.

Namun setibanya di lokasi, saksi melihat sejumlah warga telah berkumpul di depan rumah korban. Warga kemudian meminta Rusli untuk mengetuk pintu rumah tersebut. Setelah beberapa kali diketuk, tidak ada respons dari dalam rumah.

Karena khawatir terjadi sesuatu, saksi bersama warga kemudian mendorong pintu rumah sambil memanggil nama korban.

“Saat pintu berhasil dibuka, korban terlihat sudah terbaring terlentang di atas tempat tidur dan tidak memberikan respons,” kata Abidinsyah.

Mengetahui kondisi tersebut, saksi bersama warga segera menghubungi pihak kepolisian.

Sekitar pukul 12.30 WIB, Unit Identifikasi bersama personel Satreskrim Polres Gayo Lues yang dipimpin langsung Kasatreskrim tiba di lokasi kejadian. Petugas kemudian memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan tenaga medis untuk memeriksa kondisi korban.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSU Muhammad Ali Kasim untuk dilakukan pemeriksaan luar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis, ditemukan sejumlah tanda kematian seperti pucat mayat, lebam pada bagian punggung dan lengan, kaku mayat pada ekstremitas atas, serta suhu tubuh yang lebih dingin dari lingkungan. Selain itu, tidak ditemukan denyut nadi maupun pernapasan.

“Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban. Estimasi waktu kematian diperkirakan sekitar 6 hingga 8 jam sebelum ditemukan,” jelasnya.

Diketahui, korban sehari-hari meminta sumbangan dari warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Gayo Lues. Korban juga mengalami kelumpuhan pada kaki kiri sehingga harus menggunakan tongkat saat beraktivitas.

Saksi Rusli mengaku terakhir kali melihat korban pada Sabtu malam (7/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB di kediamannya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.

Redaksi | insetgalusnews.com

Berita Terkait

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah
Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab
ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika
Basri Apresiasi Pelantikan 248 Kepsek oleh Gubernur Aceh, Sembilan Kepala Sekolah Asal Gayo Lues Terima Amanah Baru
Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan
BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan
BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan
Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:20 WIB

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:03 WIB

Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:39 WIB

ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:53 WIB

BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:03 WIB

Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Temu Ramah MPLS, Kacabdin Galus Dorong Gerakan Bersama Bentuk Generasi Berkarakter

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan