GAYO LUES | insetgalusnews.com | Masyarakat bersama unsur TNI dan Polri menyeberangkan satu unit ambulans yang terjebak di Kampung Rerebe, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, setelah jembatan rangka baja yang menghubungkan antar kampung hanyut akibat bencana hidrometeorologi, Minggu (14/12/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jembatan tersebut hanyut ditelan air bah dan tidak dapat dilalui karena sungai tak kunjung surut. Akibatnya, ambulans yang berada di kampung seberang terjebak dan tidak dapat melintas untuk memberikan layanan kesehatan kepada warga.

Ambulans tersebut rencananya akan digunakan untuk merujuk warga yang membutuhkan perawatan medis ke ibu kota kabupaten. Dalam kondisi darurat dan keterbatasan akses akibat putusnya jembatan, warga bersama personel TNI dan Polri bergotong royong menyeberangkan ambulans menggunakan rakit darurat. Rakit tersebut dibuat dari susunan drum besi yang dilapisi kayu, agar ambulans dapat diseberangkan dengan aman dan layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan.
Warga Gayo Lues, Kurniadi alias Adi Kopasus, mengatakan keberadaan ambulans sangat vital di tengah kondisi bencana. “Di saat seperti ini, ambulans sangat dibutuhkan masyarakat karena akses jalan terputus dan sulit membawa warga yang sakit,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, akses penghubung antar kampung di Kecamatan Tripe Jaya masih terputus dan warga berharap pemerintah pusat dan provinsi melakukan penanganan secepat mungkin untuk memulihkan akses transportasi dan layanan dasar masyarakat.
Informasi ini disiarkan melalui perangkat satelit.
Redaksi | insetgalusnews


































