25 Kantong Jenazah Dievakuasi, 11 Korban Longsor Cisarua Teridentifikasi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:17 WIB

50288 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor Cisarua Bandung Barat | doc | cut google |

Longsor Cisarua Bandung Barat | doc | cut google |

BANDUNG BARAT | insetgalusnews.com | Tim gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 25 kantong jenazah korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, hingga Minggu (25/1/2026) sore. Dari jumlah tersebut, 11 korban telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, data tersebut merupakan hasil sinkronisasi tim lapangan hingga pukul 17.00 WIB.

“Jumlah kantong jenazah yang telah dievakuasi dan dibawa ambulans sebanyak 25 kantong. Data ini hasil sinkronisasi dengan tim yang bekerja di lokasi,” ujar Hendra.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain korban meninggal dunia, polisi juga menerima laporan 105 orang hilang, yang terdiri dari 82 warga sipil dan 23 anggota TNI.

Hendra menjelaskan, dari total kantong jenazah yang ditemukan, tim DVI telah mengidentifikasi 11 korban, terdiri atas 10 jenazah utuh dan satu korban yang diidentifikasi melalui potongan tubuh.

Korban yang telah teridentifikasi masing-masing bernama Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), Al Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31). Sementara satu korban lainnya, M. Kori (30), teridentifikasi dari potongan tubuh berupa tangan.

“Sisanya masih dalam proses post mortem dan pemeriksaan lanjutan di Pos DVI,” kata Hendra.

Hingga Minggu sore, masih terdapat 10 jenazah dan satu bagian tubuh yang belum teridentifikasi. Proses identifikasi diprioritaskan mengingat banyak keluarga korban yang menunggu kepastian.

Sementara itu, operasi pencarian di lapangan untuk hari kedua dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Senin (26/1/2026). Penggunaan alat berat juga dihentikan sementara seiring berkurangnya aktivitas evakuasi.

“Fokus penanganan saat ini dialihkan pada pemeriksaan dan percepatan identifikasi korban,” jelas Hendra.

Ia menambahkan, kondisi cuaca masih menjadi faktor utama yang dipertimbangkan dalam kelanjutan operasi pencarian dan evakuasi di lokasi longsor.

insetgalusnewCNN

Berita Terkait

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Gayo Lues, Sejumlah Desa Terdampak
Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan
Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam
Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama
Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan
Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan
Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan