“Wajah Bhayangkara di Bumi Alas”

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:39 WIB

50292 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Wajah Bhayangkara di Bumi Alas”
Untuk HUT Bhayangkara ke-79 Polres Aceh Tenggara

By Malik Lingga

Di tengah gemuruh peringatan dan derap langkah hormat, turunlah keteduhan seperti kabut di pagi Alas. Bukan dari kilau lencana di dada, tapi dari tangan yang meraba luka, dan hati yang sabar mendengar luka yang tak bersuara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKBP Yulhendri-bukan sekadar pangkat dalam sebutan, tapi jiwa yang hadir di lorong-lorong sunyi, menyapa anak yatim dengan mata yang menunduk lembut, seolah berkata: “Aku bukan pengganti, tapi pelindung harapanmu.”

Ia tak hadir hanya di mimbar dan mikrofon, tapi di tikungan hidup yang nyaris dilupakan. Ia tahu, kekuatan sejati bukan kerasnya suara, melainkan peluk yang tak diumbar, dan kehadiran yang tak dipanggil.

Di sisinya, dr Ilma Yeni-bukan sekadar Bhayangkari, tapi lentera yang menyalakan simpati, mengobati luka-luka tak kasat mata, mengajarkan bahwa cinta adalah tugas tanpa seragam.

Bersama mereka, Bhayangkara melangkah tak untuk dipuja, melainkan menjadi jembatan-antara hukum yang berdiri tegak dan kemanusiaan yang merunduk dalam doa.

Hari ini, Polres Aceh Tenggara tak sekadar menjaga batas negeri, mereka menjaga batas nurani, merawat kepercayaan yang mudah retak, menjadi kisah bahwa kekuatan bukan di genggam, tapi di dada yang tak segan membungkuk untuk sesama.

Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Di Bumi Alas, Bhayangkara bukan hanya wajah negara, tapi wajah kasih, wajah dedikasi, wajah cinta yang tak pernah usai disulam oleh waktu.

Blangkejeren, 01 Juli 2025

Berita Terkait

“Gegurun” Saat Ruh Turun dan Tubuh Jadi Kuat
“Nyarang!”
Selsung: Salam Sakral di Tengah Rimba Gayo
Syair, Gerak, dan Tauhid: Menelusuri Akar Sufi Tari Saman
BAEN ITEM: Penjaga Bayangan Jiwa Dari Gayo
APAH ONOT: Makhluk Jelmaan
Kisah Menyentuh dari Tanah Huruf: Antara Gelar dan Makna
Membaca Ulang Cerita Rakyat. Yang Disembunyikan Dibalik Senyum Kancil

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan