Tanggapi Keluhan Petani Kopi Pantan Cuaca, Bupati Minta PT GMR Jaga Lingkungan

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Sabtu, 5 Juli 2025 - 16:36 WIB

501,457 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

doc | inset | Bupati Gayo Lues Suhadi

doc | inset | Bupati Gayo Lues Suhadi

Blangkejeren | Insetgalusnews.com | Bupati Gayo Lues akhirnya menanggapi kekhawatiran petani kopi di Kecamatan Pantan Cuaca terkait potensi pencemaran limbah dari aktivitas PT GMR.

Ia meminta pihak perusahaan untuk bertanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan tidak ada dampak terhadap lahan pertanian warga.

“Jika pemerintah daerah memiliki kewenangan, tentu kegiatan itu sudah kami hentikan sejak awal. Karena itu, kami mendorong pihak perusahaan untuk bertanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan. Jangan sampai limbah yang dihasilkan berdampak pada produktivitas lahan pertanian, khususnya tanaman kopi milik masyarakat di sekitar lokasi,” kata Bupati melalui sambungan seluler kepada Insetgalusnews.com, Sabtu (5/7/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati menjelaskan bahwa persoalan pengawasan limbah berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap memiliki kepedulian atas dampak lingkungan yang ditimbulkan dan berharap perusahaan menunjukkan komitmen dalam pengelolaan limbah.

Sebelumnya, sejumlah petani di Pantan Cuaca menyuarakan keresahan mereka terkait dugaan pencemaran dari aktivitas PT GMR. Mereka khawatir limbah perusahaan akan mengganggu kesuburan tanah dan menurunkan hasil panen kopi yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat setempat.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak PT GMR belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan petani maupun imbauan dari Bupati Gayo Lues.

Redaksi | insetgalusnew |

Berita Terkait

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada
42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi
Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan