TMMD: Bukti Negara Hadir hingga ke Pelosok Aceh Tenggara

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 21:59 WIB

50365 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kodim 0108 Aceh Tenggara |Sumardi | doc | inset |

Kodim 0108 Aceh Tenggara |Sumardi | doc | inset |

TAJUK RENCANA | insetgalusnews.com | Program TNI Manunggal Membangun Desa bukan sekadar agenda tahunan, melainkan cerminan nyata dari semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

Di Aceh Tenggara, Kodim 0108 menunjukkan bahwa pembangunan tidak harus menunggu anggaran besar atau proyek-proyek prestisius. Dengan langkah-langkah konkrit dan gotong royong, pembangunan bisa dimulai dari titik-titik yang selama ini terabaikan.

Pembukaan TMMD Reguler ke-125 Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Desa Rikit Bur 2, Kecamatan Bukit Tusam, menjadi bukti bahwa negara hadir hingga ke pelosok.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan-jalan dibuka, rabat beton dibangun, rumah-rumah layak huni direhabilitasi. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi investasi sosial jangka panjang. Akses yang lebih mudah berarti ekonomi desa bisa berdenyut lebih kencang. Rumah yang lebih layak berarti kehidupan yang lebih sehat dan bermartabat.

Namun yang lebih patut diapresiasi adalah pendekatan holistik yang diambil Kodim 0108/Aceh Tenggara.

TMMD kali ini tidak hanya membangun jalan, tapi juga membangun kesadaran. Lewat penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, hukum, kesehatan, hingga lingkungan, TMMD memberi ruang bagi warga untuk memahami bahwa pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kita semua.

Inilah esensi dari ketahanan nasional yang sejati, bukan sekadar kuat secara militer, tetapi juga kokoh secara sosial, ekonomi, dan budaya.

Ketahanan dibangun dari desa, dari interaksi yang saling menguatkan antara rakyat dan aparat, antara pemerintah dan masyarakat.

Kodim 0108/Aceh Tenggara patut dicontoh karena telah menjadikan TMMD bukan hanya sebagai program kerja, melainkan sebagai panggilan pengabdian. TNI hadir bukan untuk mengambil alih tugas sipil, melainkan memperkuat fondasinya. Dan di tengah segala tantangan pembangunan yang belum merata, program seperti ini adalah oase harapan.

Semoga semangat TMMD terus bergulir tidak hanya sebagai kegiatan tahunan, tetapi sebagai gerakan nasional membangun Indonesia dari pinggiran, menuju pusat yang lebih adil dan sejahtera untuk semua.


Catatan Redaksi: Di tengah ketimpangan pembangunan yang masih nyata di berbagai pelosok negeri, program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) kembali mengingatkan kita bahwa Indonesia tidak hanya dibangun dari pusat kekuasaan, tetapi dari desa-desa yang selama ini jauh dari sorotan.

Kodim 0108/Aceh Tenggara telah memberi contoh bahwa pendekatan lintas sektor, yang menggabungkan kekuatan TNI, pemerintah, dan masyarakat, bisa menghasilkan dampak besar meski dimulai dari hal-hal kecil, membuka jalan desa, memperbaiki rumah warga, atau menyampaikan penyuluhan kepada masyarakat.

Tentu saja, keberlanjutan menjadi tantangan. TMMD bukanlah solusi tunggal, melainkan pemicu. Setelah TNI hadir dan membangun fondasi awal, tanggung jawab selanjutnya ada pada pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga dan mengembangkan apa yang telah dimulai.

Redaksi percaya bahwa pendekatan seperti ini layak untuk diadopsi lebih luas, sebagai bentuk nyata kolaborasi negara dan rakyat dalam mengatasi ketertinggalan. Bukan dengan janji, tapi dengan kerja nyata. Bukan dari podium, tapi dari tanah lapang.

Aceh Tenggara patut bangga. Tapi lebih dari itu, Aceh Tenggara juga memberi pelajaran penting bagi kita semua, bahwa membangun Indonesia harus dimulai dari keberpihakan pada daerah-daerah yang paling membutuhkan.

Redaksi | insetgalusnews | Smr

Berita Terkait

ANEKDOT Tiga Sekawan Dan Mukjizat Tanaman Kopi
Dia Tu Lagi Lucu Lucunya…. Jaman Dulu; Kerja-Baru Prestasi-Jaman Digital; Penghargaan Dulu-Kerja Nanti
Negeri dalam Mode “Siap, Pak!” Kalau Semua Bilang “Siap”, Siapa yang Bilang Salah?
Kopi Sudah Mau Go International, GERETEK Masih Cari Sinyal
Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:29 WIB

Back Pick Astatine AceWin Casino Europa Środkowa Get Started Betista Casino

Selasa, 15 September 2026 - 10:29 WIB

Przetrwać Sprzedawca Otrzymać _ w całej Polsce Join Now Snatch Online Casino

Selasa, 15 September 2026 - 10:29 WIB

Milyen Üdvözöl Ösztönzőt Gyakorol PoneClub Kaszinó Kijelenti Magát – Hungary Play Instantly Snatch Kazino

Selasa, 15 September 2026 - 10:29 WIB

Créneau Horaire Plan Secret Survie Larivera Online Casino _ région européenne Join the Action

Selasa, 15 September 2026 - 10:29 WIB

Define Requital Choice ( Visa , Mastercard , Malus Pumila Bear Merely ) · Australian continent Grab Your Bonus https://www.rocketspinpokies.com

Selasa, 15 September 2026 - 10:29 WIB

How To Find Legitimate Digital Platforms Maria Bingo – Nord-Europa Start Winning

Selasa, 15 September 2026 - 10:29 WIB

The Master And Amateurish Sportsman Auspices Roleplay ( PASPA ) · US Spin to Win https://funcasino-bonus.org

Selasa, 15 September 2026 - 10:29 WIB

Payment Method And Currentness Plump For Fastpay Casino Bonuses • Australia Start Playing

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan