Deni Nilai Pemilihan Pengulu Perlu Dipercepat, 18 Desa Di Gayo Lues Masih Dipimpin PJ

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 18:54 WIB

501,163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dinilai sudah saatnya melaksanakan pemilihan pengulu atau kepala desa. Hingga kini masih terdapat sejumlah desa yang dipimpin oleh Penjabat, kondisi ini dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap kelancaran pembangunan di tingkat desa.

Anggota DPRK Gayo Lues dari Fraksi Partai Golkar, Syarifuddin, menyarankan agar pemilihan segera dijadwalkan demi optimalnya pelayanan publik dan program pembangunan.

“Desa membutuhkan pemimpin yang dipilih langsung oleh masyarakat agar roda pemerintahan lebih kuat dan terarah,” ujarnya kepada insetgalusnews.com, Selasa (2/9/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Bagian Pemerintahan Setdakab, dari 136 desa di Gayo Lues, lebih dari 18 desa saat ini dipimpin oleh Penjabat. Jumlah tersebut berpotensi bertambah karena sebagian kepala desa mengundurkan diri setelah lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Menurut Syarifuddin, pengulu definitif memiliki legitimasi yang lebih kuat di mata masyarakat, sehingga diyakini mampu menyusun serta melaksanakan program pembangunan jangka panjang secara lebih baik.

“Apalagi jika pemilihan gelombang pertama dapat segera dilakukan, desa tentu akan lebih siap dalam merencanakan program ke depan,” tambahnya.

Sebagai perbandingan, lanjutnya, saat ini ada sejumlah kabupaten di Aceh, seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Kabupaten Bireuen telah lebih dulu melaksanakan pemilihan pengulu secara bertahap. Langkah tersebut dinilai akan  memperkuat konsolidasi pemerintahan desa sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, tambah Deni.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada
42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi
Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan