GAYO LUES | insetgalusnews.com | Anggota DPRK Gayo Lues, H Ibnu Hasim, meminta Bupati menegur sekaligus memperketat pengawasan terhadap pengelola program Makanan Bergizi Gratis (MBG), menyusul viralnya temuan dugaan penyaluran nasi basi di SDN 6 Blangkejeren.
Menurutnya, program MBG yang digagas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto merupakan program mulia dan sangat membantu masyarakat, khususnya kalangan ekonomi bawah. Karena itu, pelaksanaannya harus benar-benar sesuai standar Program Gizi Nasional (PGN).
“Kalau ada oknum yang bermain-main dengan program ini, hanya mementingkan keuntungan tanpa memperhatikan mutu kesehatan, tentu sangat mengecewakan dan memprihatinkan,” tegas Ibnu Hasim, Senin (15/9/2025).
Ia menambahkan, pemerintah daerah melalui bupati harus memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali. “Saya menyarankan agar Bupati melakukan pengawasan ketat kepada pengelola MBG di seluruh wilayah Gayo Lues, sehingga kasus seperti di SDN 6 Blangkejeren tidak lagi terjadi,” ujarnya.
Catatan Redaksi: Sebelumnya, dalam rapat paripurna DPRK Gayo Lues pada 11 September 2025, persoalan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) juga sempat mencuat. Saat itu, salah seorang anggota dewan dari Partai Demokrat menyampaikan keprihatinannya atas banyaknya keluhan masyarakat terkait pelaksanaan program MBG tersebut.
Redaksi | insetgalusnews | Berita ini ditulis berdasarkan keterangan Anggota DPRK Gayo Lues H Ibnu Hasim. Hingga berita ini dipublikasikan, redaksi insetgalusnews.com masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak pengelola program MBG dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.


































