Kelangkaan Logistik Picu Keresahan, Warga Berharap Pusat dan Provinsi Ambil Inisiatif

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:11 WIB

50160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Sepekan pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Gayo Lues, ketiadaan pasokan logistik dari pemerintah pusat maupun provinsi mulai memicu keresahan masyarakat. Warga mengeluhkan kelangkaan kebutuhan pokok yang tak kunjung tersedia di pasaran.

Berdasarkan penelusuran insetgalusnews.com, beras sebagai kebutuhan utama menjadi komoditas yang paling langka. Sejumlah bahan pangan lain seperti lauk pauk dan bumbu dapur, termasuk terasi, juga sulit ditemukan. Kondisi ini diperparah oleh jaringan telekomunikasi serta pasokan listrik yang tidak stabil sejak bencana terjadi.

Sejumlah warga mengaku mulai frustrasi karena memiliki uang tetapi tidak dapat membeli kebutuhan pokok akibat ketiadaan barang. “Jika pun kita ada uang, tapi tidak bisa membeli karena barang kebutuhan pokok langka,” ujar seorang warga dengan nada kecewa, Selasa (2/12/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi yang terus berlarut-larut ini dikhawatirkan dapat memicu kericuhan. Di sisi lain, kelangkaan BBM turut memperparah keadaan. Harga pertalite di tingkat pengecer dilaporkan mencapai Rp25.000 hingga Rp50.000 per liter, dan itupun sulit didapatkan.

Dengan kondisi infrastruktur yang masih lumpuh total, masyarakat berharap pemerintah pusat dan provinsi segera mengambil langkah cepat untuk memastikan distribusi logistik dapat kembali berjalan.

Salah satu langkah yang dinilai mendesak adalah membuka akses penyaluran beras Bulog untuk menutupi kelangkaan bahan pangan di wilayah terdampak.
Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada
42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi
Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan