Kelangkaan Logistik Picu Keresahan, Warga Berharap Pusat dan Provinsi Ambil Inisiatif

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:11 WIB

50233 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Sepekan pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Gayo Lues, ketiadaan pasokan logistik dari pemerintah pusat maupun provinsi mulai memicu keresahan masyarakat. Warga mengeluhkan kelangkaan kebutuhan pokok yang tak kunjung tersedia di pasaran.

Berdasarkan penelusuran insetgalusnews.com, beras sebagai kebutuhan utama menjadi komoditas yang paling langka. Sejumlah bahan pangan lain seperti lauk pauk dan bumbu dapur, termasuk terasi, juga sulit ditemukan. Kondisi ini diperparah oleh jaringan telekomunikasi serta pasokan listrik yang tidak stabil sejak bencana terjadi.

Sejumlah warga mengaku mulai frustrasi karena memiliki uang tetapi tidak dapat membeli kebutuhan pokok akibat ketiadaan barang. “Jika pun kita ada uang, tapi tidak bisa membeli karena barang kebutuhan pokok langka,” ujar seorang warga dengan nada kecewa, Selasa (2/12/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi yang terus berlarut-larut ini dikhawatirkan dapat memicu kericuhan. Di sisi lain, kelangkaan BBM turut memperparah keadaan. Harga pertalite di tingkat pengecer dilaporkan mencapai Rp25.000 hingga Rp50.000 per liter, dan itupun sulit didapatkan.

Dengan kondisi infrastruktur yang masih lumpuh total, masyarakat berharap pemerintah pusat dan provinsi segera mengambil langkah cepat untuk memastikan distribusi logistik dapat kembali berjalan.

Salah satu langkah yang dinilai mendesak adalah membuka akses penyaluran beras Bulog untuk menutupi kelangkaan bahan pangan di wilayah terdampak.
Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Dinilai Arogan, 111 Warga Kampung Persiapan Melelang Jaya Minta Pj Pengulu Dicopot
Lagi, Polisi Amankan Dua Pria dan Sita 1,65 Gram Sabu di Kampung Jawa
Sungai Tripe Meluap, Dua Akses Penghubung Kecamatan di Gayo Lues Tak Bisa Dilintasi
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria, Sabu 1,28 Gram Disita
Bank Aceh Syariah Hadir, Bantu Korban Kebakaran Desa Ulun Tanoh
Delapan Titik Longsor Puteri Betung Lumpuhkan Jalan Kutacane-Blangkejeren
Kebakaran Dini Hari di Kutepanyang, 17 Rusak Berat, 3 Rusak Ringan
Komisi I Apresiasi Polres Ungkap Peredaran Sabu. Ia Dorong Polisi Kejar Pemasok

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:58 WIB

AML Nilai MBG Lebih Tepat Dikelola Melalui Dapur SPPG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Kampung Lokop Baru Gayo Lues

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Dari Gayo Lues ke Jakarta, Bupati Suhaidi Perjuangkan 7 Jembatan dan Jalan Lesten

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Tegang di Dukuh Atas, 1.814 Mahasiswa Suarakan Delapan Tuntutan kepada Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Muhammadiyah Gayo Lues Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Jagong Jeget

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:16 WIB

Satu Tewas dalam Bentrokan Antar Kelompok di Menteng, Delapan Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:52 WIB

Jelang Kongres II PNA, Irwandi Yusuf Nyatakan Siap Pimpin Kembali Partai

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:05 WIB

Di Balik Konten yang Menuai Kecaman, Ada Penyesalan; Dea Arranoya Memilih Meminta Maaf ke Publik

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan