Bupati Gayo Lues Ajukan Penundaan Pembayaran Kredit Selama Dua Bulan Pasca Bencana

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:09 WIB

501,084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Bupati Gayo Lues, Suhaidi, mengajukan permohonan dan meminta penundaan pembayaran kredit pinjaman masyarakat selama dua bulan kepada sejumlah lembaga keuangan yang beroperasi di wilayah Gayo Lues. Permohonan tersebut disampaikan melalui surat edaran tertanggal 2 Januari 2026.

Surat edaran itu turut mendapat persetujuan Ketua DPRD Kabupaten Gayo Lues, H Ali Husin, sebagai bentuk dukungan lembaga legislatif terhadap upaya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Sedikitnya terdapat 11 lembaga keuangan yang menjadi tujuan permohonan dispensasi tersebut, yakni Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Aceh, BTPN Syariah KCP Gayo Lues, CMD Finance, Adira Finance, FIF Group Gayo Lues, SMS Finance Cabang Gayo Lues, KOMIDA Cabang Gayo Lues, Mekar Syariah Cabang Gayo Lues, Ulam Syariah Cabang Gayo Lues, serta MCF.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Permohonan penundaan pembayaran kredit diajukan sebagai respons atas bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Gayo Lues dalam beberapa waktu terakhir. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur vital, seperti jalan dan jembatan, fasilitas kesehatan dan pendidikan, rumah ibadah, serta lahan perkebunan dan pertanian milik warga.

Akibat kerusakan tersebut, aktivitas ekonomi masyarakat terganggu dan berdampak pada menurunnya kemampuan warga dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk kewajiban pembayaran kredit.

Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa penundaan pembayaran diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk memulihkan kondisi ekonomi. “Tujuan penundaan ini agar roda perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan,” demikian tertulis dalam surat tersebut.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama DPRD berharap lembaga keuangan dapat memberikan perhatian dan kebijakan khusus sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana.

Redaksi | Noviel Wijayandi

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan