Jalur Blangkejeren-Kutacane Ditutup Sementara, Warga Dihimbau Via Babahrot

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:47 WIB

501,077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manager Area Aceh Tenggara PT HK, Rivol Widyanata sedang memobilisasi Exca Breaker ke Begade Empat, Putri Betung, Rabu (7/1/2026).

Manager Area Aceh Tenggara PT HK, Rivol Widyanata sedang memobilisasi Exca Breaker ke Begade Empat, Putri Betung, Rabu (7/1/2026).

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Jalur lintas utama Blangkejeren-Kutacane ditutup sementara selama kurang lebih empat hari terhitung mulai Rabu (7/1/2026). Penutupan dilakukan guna mempercepat proses penanganan longsor berat yang terjadi di kawasan Begade Empat, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues.

Manager PT Hutama Karya Area Aceh Tenggara, Rivol Widyanata mengatakan, penutupan jalur tersebut diperlukan karena material longsor menutupi hampir seluruh badan jalan dan membutuhkan penanganan khusus.

“Material longsor berupa bebatuan sangat besar, bahkan ada yang seukuran sepuluh pelukan orang dewasa. Batu-batu tersebut harus dipecah terlebih dahulu sebelum bisa disingkirkan,” ujar Rivol kepada insetgalusnews.com.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, lanjut Rivol, PT Hutama Karya tengah memobilisasi alat berat jenis excavator breaker untuk mempercepat proses pemecahan dan pembersihan material batuan di lokasi longsor.

Sementara itu, Polres Gayo Lues melalui Kasat Lantas Iptu As’ari SH membenarkan penutupan sementara jalur tersebut. Menurutnya, langkah ini diambil demi keselamatan pengguna jalan serta kelancaran proses penanganan longsor yang dinilai cukup ekstrem dan berbahaya.

“Untuk sementara jalur Blangkejeren-Kutacane di tutup sementara hingga pekerjaan selesai. Kami mengimbau masyarakat Gayo Lues yang hendak bepergian ke wilayah utara agar menggunakan jalur alternatif melalui wilayah barat, Babahrot, karena rute tersebut relatif aman,” kata Iptu As’ari.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama proses penanganan berlangsung.

Redaksi | insetgalusnew

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan