BANDA ACEH | insetgalusnews.com | Pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Kabupaten Gayo Lues tercatat sebagai daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak kedua setelah Kabupaten Aceh Utara.
Berdasarkan data terkini Posko Penanganan Bencana, sebanyak 24.426 kepala keluarga atau 91.962 jiwa hingga kini masih bertahan di tenda-tenda pengungsian. Para pengungsi tersebut tersebar di 988 titik pengungsian yang berada di sejumlah kabupaten dan kota di Aceh.
Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, Selasa (20/1/2026) menyampaikan, Kabupaten Aceh Utara menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni 33.261 jiwa atau 9.242 KK yang tersebar di 210 titik pengungsian.
“Disusul Kabupaten Gayo Lues sebanyak 18.944 jiwa, serta Kabupaten Pidie Jaya dengan 14.794 jiwa yang berada di 38 titik pengungsian,” ujar Murthalamuddin.
Sementara itu, di Kabupaten Aceh Tamiang tercatat 6.052 jiwa pengungsi yang tersebar di 513 titik, Aceh Tengah sebanyak 5.306 jiwa, dan Bireuen 4.897 jiwa. Wilayah lain yang masih mencatat aktivitas pengungsian antara lain Aceh Timur 3.862 jiwa, Nagan Raya 2.472 jiwa, serta Bener Meriah 2.116 jiwa.
“Adapun Kabupaten Pidie tercatat 137 jiwa (30 KK) di dua titik pengungsian, dan Kota Lhokseumawe sebanyak 119 jiwa (37 KK),” tambahnya.
Murthalamuddin menegaskan, seluruh unsur pemerintah bersama pihak terkait terus bekerja memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi, terutama layanan kesehatan dan pangan. “Distribusi logistik, pengoperasian dapur umum, serta koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar kebutuhan pengungsi dapat terlayani dengan optimal,” katanya.
Berdasarkan data terbaru, dari 18 kabupaten dan kota yang terdampak, tujuh daerah dilaporkan tidak lagi memiliki titik pengungsian karena warga telah kembali ke rumah masing-masing. Daerah tersebut meliputi Aceh Selatan, Subulussalam, Langsa, Aceh Barat, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Aceh Besar.
Secara keseluruhan, bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh tercatat berdampak pada 2.584.067 jiwa. Dalam peristiwa tersebut, tercatat 561 orang meninggal dunia dan 30 orang dilaporkan hilang.
insetgalusnews | Siaran Pers Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh


































