GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hingga tiga bulan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Gayo Lues, sejumlah ruas jalan penghubung antar kabupaten masih belum dapat diakses secara normal.
Salah satu akses yang terdampak parah berada di jalur lintas timur yang menghubungkan Gayo Lues dengan Aceh Timur. Pada ruas Kampung Pasir Putih menuju Kecamatan Lokop Serbejadi, terdapat beberapa titik badan jalan yang tidak dapat dilintasi kendaraan akibat kerusakan dan timbunan material longsoran.
Camat Pining, Win Zulpian, Selasa (27/1/2026), mengatakan akses menuju Kampung Pasir Putih saat ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua melalui jalur darurat di bagian bawah. Sementara itu, jalur utama masih membutuhkan penanganan serius karena badan jalan amblas dan belum dibersihkan dari material longsor.
“Untuk sementara hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas melalui jalur darurat. Jalur utama belum bisa digunakan karena kondisinya rusak berat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Pantan Cuaca, Abdul Gani, menyampaikan jalur lintas utama bagian tengah yang menghubungkan Gayo Lues dengan Aceh Tengah sudah dapat dilalui kendaraan. Namun demikian, pengguna jalan diminta tetap berhati-hati mengingat kondisi jalan belum sepenuhnya pulih.
Adapun pantauan media ini dilokasi, jalur lintas tenggara yang menghubungkan Gayo Lues dengan Aceh Tenggara, yang merupakan urat nadi perekonomian daerah, telah dapat dilintasi. Meski begitu, proses perbaikan masih terus berlangsung sehingga pada waktu tertentu diberlakukan sistem buka-tutup jalan guna mendukung kelancaran pekerjaan.
Untuk jalur lintas barat yang menghubungkan Gayo Lues dengan Aceh Barat Daya, kendaraan roda empat sudah dapat melintas. Kendati demikian, pengendara harus memutar melalui jalur alternatif di wilayah Ketukah karena pada ruas Ketukah–Terangun masih terdapat material longsoran yang belum sepenuhnya tertangani.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum berhasil menghubungi pihak pengelola jalan provinsi untuk memperoleh keterangan terkait upaya pembersihan material longsoran di sejumlah titik badan jalan tersebut.
Redaksi | insetgalusnews.com


































