GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, pada Rabu malam (4/2/2026), menyebabkan anak sungai di Desa Palok kembali meluap dan membawa material tanah ke badan jalan.
Luapan air tersebut mengakibatkan ruas jalan nasional Blangkejeren-Kutacane, khususnya di sekitar Desa Palok, dipenuhi lumpur dan tanah merah. Kondisi ini sempat mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat. Titik terdampak terparah berada di kawasan Karang Anyar dan pada anak sungai yang membelah Desa Palok.
Hingga Kamis pagi (5/2/2026), air dilaporkan telah surut. Namun, sisa material lumpur masih menutupi sebagian badan jalan dan belum sepenuhnya dibersihkan, sehingga pengguna jalan diminta berhati-hati saat melintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, luapan air juga sempat menggenangi sejumlah rumah warga di desa tersebut.
“Air mulai naik sekitar pukul 22.00 WIB. Beberapa rumah di bagian depan sempat terendam dan jalan langsung tertutup lumpur,” ujar salah seorang warga setempat.
Secara terpisah, Camat Putri Betung, Sofyan melaporkan, secara umum, khusus untuk kondisi jalur utama dari Kecamatan Putri Betung menuju Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, hingga saat ini masih aman untuk dilalui meskipun hujan mengguyur wilayah tersebut dalam dua hari terakhir.
“Saat ini jalur Putri Betung-Kutacane masih normal dan pada titik titik rawan tidak terdapat longsoran meskipun hujan mengguyur,” kata Sofyan kepada Insetgalusnews.com, Kamis (5/2/2026).
Namun demikian, Sofyan menambahkan pada ruas jalan di kawasan Serkil dan Tetumpun masih diberlakukan sistem buka-tutup akibat kondisi jalan yang belum sepenuhnya pulih.
Insetgalusnews | Noviel Wijayandi


































