Pemkab Prioritaskan Desa Terdampak Bencana Jadi Lokasi Safari Ramadan

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:57 WIB

50477 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues akan melaksanakan safari Ramadan pada minggu kedua Ramadan 1447 H dengan memprioritaskan desa-desa terdampak bencana sebagai lokasi utama kegiatan. Rencana tersebut disampaikan Bupati Suhaidi saat rapat koordinasi pelaksanaan safari Ramadan di Aula Setdakab Gayo Lues, Jumat (20/2/2026).

Suhaidi mengatakan safari Ramadan merupakan agenda tahunan, namun tahun ini pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi daerah yang tengah dilanda bencana alam. Menurutnya, terdapat tujuh kecamatan yang masuk dalam status darurat, sementara empat kecamatan tidak termasuk, yakni Kecamatan Terangun, Kecamatan Blangjerango, Kecamatan Kutapanjang, dan Kecamatan Blangpegayon.

“Kalau desa tersebut masih memiliki jamaah untuk salat fardu, tarawih, dan witir, kegiatan bisa kita lakukan di sana meskipun di bawah tenda,” ujar Suhaidi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan kebijakan ini bertujuan memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak bencana, sehingga tidak muncul anggapan pemerintah daerah abai terhadap kondisi warga.

Selain itu, Bupati berharap tim safari Ramadan tetap dapat menjangkau desa yang akses jalannya terbatas. Ia optimistis seluruh desa masih bisa didatangi meski harus melalui jalur alternatif seperti jembatan darurat.

Dalam kesempatan itu, Suhaidi juga menyampaikan rencana penyaluran bantuan langsung kepada korban bencana selama kegiatan berlangsung. Ia meminta Dinas Syariat Islam berkoordinasi dengan BPBD agar data penerima bantuan tidak berbeda.

Sementara itu, Wakil Bupati Maliki mengimbau setiap SKPK yang ikut dalam safari Ramadan membawa konsumsi berbuka masing-masing guna mengurangi beban kecamatan yang dikunjungi. Ia menambahkan penempatan SKPK akan disesuaikan dengan kondisi desa tujuan.

Insetgalusnews | Prokopim

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan