Warga Kembali Geger. Pria Asal Aceh Timur Ditemukan Meninggal di Pajak Pagi Lama Kutelintang

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:40 WIB

50781 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polres Gayo Lues evakuasi jenazah RH (65) dari kediamannya di Pajak Pagi lama Kutelintang, Blangkejeren, Minggu (8/3/2026).

Personel Polres Gayo Lues evakuasi jenazah RH (65) dari kediamannya di Pajak Pagi lama Kutelintang, Blangkejeren, Minggu (8/3/2026).

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Warga Kabupaten Gayo Lues digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di kawasan Pajak Pagi Lama, Desa Kutelintang, Kecamatan Blangkejeren, Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban diketahui berinisial RH (65), warga Dusun III Lubuk Bayah, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Kapolres Gayo Lues melalui Kasatreskrim Polres Gayo Lues IPTU Muhamad Abidinsyah SH mengatakan, jenazah korban telah dievakuasi ke RSU Muhammad Ali Kasim (RSUMAK) Blangkejeren untuk dilakukan pemeriksaan visum. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan pihak keluarga juga telah kami hubungi,” ujar Abidinsyah.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi bernama Rusli, pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB saksi hendak menuju sawahnya di Desa Tujung, Kecamatan Kutapanjang. Sebelum berangkat, ia sempat singgah ke rumah korban di kawasan Pajak Pagi Lama, Desa Kutelintang.

Namun setibanya di lokasi, saksi melihat sejumlah warga telah berkumpul di depan rumah korban. Warga kemudian meminta Rusli untuk mengetuk pintu rumah tersebut. Setelah beberapa kali diketuk, tidak ada respons dari dalam rumah.

Karena khawatir terjadi sesuatu, saksi bersama warga kemudian mendorong pintu rumah sambil memanggil nama korban.

“Saat pintu berhasil dibuka, korban terlihat sudah terbaring terlentang di atas tempat tidur dan tidak memberikan respons,” kata Abidinsyah.

Mengetahui kondisi tersebut, saksi bersama warga segera menghubungi pihak kepolisian.

Sekitar pukul 12.30 WIB, Unit Identifikasi bersama personel Satreskrim Polres Gayo Lues yang dipimpin langsung Kasatreskrim tiba di lokasi kejadian. Petugas kemudian memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan tenaga medis untuk memeriksa kondisi korban.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSU Muhammad Ali Kasim untuk dilakukan pemeriksaan luar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis, ditemukan sejumlah tanda kematian seperti pucat mayat, lebam pada bagian punggung dan lengan, kaku mayat pada ekstremitas atas, serta suhu tubuh yang lebih dingin dari lingkungan. Selain itu, tidak ditemukan denyut nadi maupun pernapasan.

“Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban. Estimasi waktu kematian diperkirakan sekitar 6 hingga 8 jam sebelum ditemukan,” jelasnya.

Diketahui, korban sehari-hari meminta sumbangan dari warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Gayo Lues. Korban juga mengalami kelumpuhan pada kaki kiri sehingga harus menggunakan tongkat saat beraktivitas.

Saksi Rusli mengaku terakhir kali melihat korban pada Sabtu malam (7/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB di kediamannya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.

Redaksi | insetgalusnews.com

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan