GAYO LUES | insetgalusnews.com | Ketersediaan gas LPG subsidi tabung 3 kilogram di sejumlah wilayah Kabupaten Gayo Lues dilaporkan mengalami kelangkaan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh bahan bakar rumah tangga yang biasa digunakan untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Pantauan di sejumlah pangkalan dan pengecer di wilayah Kecamatan Blangkejeren menunjukkan stok gas melon sering kosong. Warga terpaksa berkeliling ke beberapa lokasi untuk mencari tabung LPG subsidi, namun kerap tidak membuahkan hasil.
“Sudah beberapa hari ini kami kesulitan mendapatkan gas 3 kilogram. Kalau pun ada, jumlahnya sangat terbatas,” ujar salah seorang warga Blangkejeren, Senin (16/3/2026).
Kelangkaan tersebut turut berdampak pada aktivitas usaha kecil seperti pedagang makanan dan minuman yang sangat bergantung pada pasokan LPG subsidi. Sejumlah pelaku usaha mengaku terpaksa mengurangi produksi karena keterbatasan bahan bakar.
“Sangat terasa dampaknya. Kalau gas tidak ada, kami tidak bisa memasak untuk jualan,” kata seorang pedagang gorengan di pusat kota.
Sementara itu, beberapa pengecer menyebut keterlambatan distribusi menjadi penyebab utama terbatasnya pasokan. Mereka mengaku pasokan dari agen tidak datang sesuai jadwal sehingga stok cepat habis akibat tingginya permintaan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak agen maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan serta langkah penanganan yang akan dilakukan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait segera mengambil langkah cepat untuk menormalkan distribusi gas LPG subsidi agar kebutuhan rumah tangga warga tidak terus terganggu.
Redaksi | Insetgalusnews


































