Pemprov Aceh Setujui Huntap, Bupati Apresiasi, 2.454 Unit Dibangun 2026

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 17:50 WIB

50613 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pemerintah Provinsi Aceh menyetujui pembebasan lahan untuk pembangunan hunian tetap di Kabupaten Gayo Lues. Selain itu, pemerintah provinsi juga menyatakan komitmennya dalam mendukung percepatan penyediaan lahan bagi program tersebut.

Sebanyak 2.454 unit huntap direncanakan akan dibangun pada 2026, tersebar di tujuh kecamatan dengan total 26 titik lokasi di Kabupaten Gayo Lues.

Persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar di Banda Aceh, yang melibatkan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional, Asisten Pembangunan Setdakab Gayo Lues, Badan Penanggulangan Bencana Aceh, serta Dinas Pertanahan Aceh.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Gayo Lues melalui Kepala Pelaksana BPBD Gayo Lues, Muhaimini, mengapresiasi keseriusan Pemerintah Aceh dalam merespons kebutuhan lahan huntap di daerah tersebut.

“Bupati sangat mengapresiasi Pemerintah Aceh karena berkomitmen membantu pembebasan lahan untuk pembangunan huntap di Gayo Lues,” ujar Muhaimini, Kamis (9/4/2026), di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam pembangunan huntap. Sekitar 70 persen wilayah Gayo Lues merupakan kawasan hutan lindung, sehingga menyulitkan penyediaan lahan yang legal untuk permukiman.

“Karena keterbatasan lahan, sesuai arahan Bupati, pemerintah kabupaten harus mencari solusi. Dalam waktu singkat, langkah yang dapat dilakukan adalah pembebasan lahan milik warga dengan skema ganti rugi,” jelasnya.

Menurut Muhaimini, Pemerintah Provinsi Aceh telah menjamin dukungan terhadap proses pembebasan lahan tersebut guna mempercepat realisasi pembangunan huntap.

Kabupaten Gayo Lues tercatat sebagai daerah dengan alokasi pembangunan hunian tetap terbesar di Aceh yang bersumber dari APBN, dengan total mencapai 2.454 unit.

Redaksi | insetgalusnews.com

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan