GAYO LUES | insetgalusnews.com | Seorang pendaki asal Kota Medan, Sumatera Utara, dilaporkan meninggal dunia saat melakukan pendakian di kawasan puncak Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), tepatnya di wilayah Keudah, Kecamatan Blang Jerango, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis (9/4/2026).
Korban diketahui bernama Kris Biantoro alias Bento (49), warga Jalan Samanhudi, Tanah Merah Pasar 4, Kecamatan Binjai Selatan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban merupakan bagian dari rombongan pendakian yang telah mengantongi Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) dari Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) dengan Nomor: SI.20/BBTNGL/TEK.2/03/2026, tertanggal 30 Maret 2026.
Rombongan tersebut berjumlah 16 orang, terdiri dari 14 anggota tim, satu pemandu, dan satu asisten pemandu. Kegiatan pendakian bertajuk “Pendakian Bersama Gunung Leuser” itu dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 31 Maret hingga 9 April 2026, melalui jalur Resor Keudah, SPTN Wilayah III Blangkejeren, BPTN Wilayah II Kutacane.
Sumber di lapangan yang biasa terlibat dalam aktivitas pendakian menyebutkan, posisi korban berada di area puncak dengan akses yang sulit dan medan berat, sehingga proses evakuasi membutuhkan waktu yang tidak singkat.
“Evakuasi jenazah diperkirakan paling cepat memakan waktu sekitar empat atau lima hari perjalanan turun, karena lokasi berada di ketinggian dan jalur cukup ekstrem,” ujar sumber tersebut.
Ia menambahkan, untuk mencapai titik puncak, tim pendaki umumnya membutuhkan waktu hingga enam hari perjalanan dari titik awal pendakian.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti meninggalnya korban belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan koordinasi untuk proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, wartawan masih berupaya mengonfirmasi kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Redaksi | insetgalusnews


































