GAYO LUES | insetgalusnews.com | Kerusakan akses jalan menuju kawasan perkebunan di Kong Paluh, Kecamatan Kutepanyang, Kabupaten Gayo Lues, dikeluhkan warga karena dinilai menghambat pelaksanaan program penanaman kopi yang sedang digalakkan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.
Akibat sejumlah titik badan jalan yang amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan, warga terpaksa memikul bibit kopi secara manual menuju lokasi tanam, Senin (4/5/2026).
Kondisi tersebut terjadi di ruas jalan yang hingga kini belum memiliki nama resmi. Sebagai penanda lokasi, para calon petani kopi di wilayah itu secara swadaya bersepakat menamai titik persimpangan menuju kawasan perkebunan tersebut sebagai Simpang Tige Rerampen.
Kerusakan akses ini dinilai menjadi kendala serius di tengah antusiasme masyarakat mendukung program pengembangan kopi yang dicanangkan Bupati Gayo Lues sebagai upaya mendorong peningkatan sektor perkebunan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
Seorang warga setempat mengatakan, sedikitnya 20 kepala keluarga di wilayah tersebut telah mempersiapkan lahan untuk penanaman kopi. Namun, rusaknya akses jalan menjadi hambatan utama dalam proses distribusi bibit ke lokasi perkebunan.
“Kami sangat mendukung program menanam kopi ini. Tapi akses menuju kebun tidak bisa dilalui karena badan jalan sudah lama amblas. Akhirnya bibit terpaksa kami panggul sendiri” ujarnya.
Menurutnya, meskipun bibit bantuan pemerintah yang dijanjikan belum disalurkan, masyarakat tetap melanjutkan penanaman menggunakan bibit hasil semaian mandiri yang telah siap tanam.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan akses jalan menuju kawasan perkebunan agar program penanaman kopi dapat berjalan maksimal dan target peningkatan produksi kopi di Kecamatan Kutepanyang dapat tercapai.
Masyarakat menilai, dukungan infrastruktur yang memadai menjadi faktor penting dalam menyukseskan program pengembangan kopi, terutama di wilayah yang memiliki potensi besar sebagai sentra perkebunan.
Redaksi | insetgalusnews


































