Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

50738 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akibat sejumlah titik badan jalan yang amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan, warga terpaksa memikul bibit kopi secara manual menuju lokasi tanam, Senin (4/5/2026).

Akibat sejumlah titik badan jalan yang amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan, warga terpaksa memikul bibit kopi secara manual menuju lokasi tanam, Senin (4/5/2026).

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Kerusakan akses jalan menuju kawasan perkebunan di Kong Paluh, Kecamatan Kutepanyang, Kabupaten Gayo Lues, dikeluhkan warga karena dinilai menghambat pelaksanaan program penanaman kopi yang sedang digalakkan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Akibat sejumlah titik badan jalan yang amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan, warga terpaksa memikul bibit kopi secara manual menuju lokasi tanam, Senin (4/5/2026).

Kondisi tersebut terjadi di ruas jalan yang hingga kini belum memiliki nama resmi. Sebagai penanda lokasi, para calon petani kopi di wilayah itu secara swadaya bersepakat menamai titik persimpangan menuju kawasan perkebunan tersebut sebagai Simpang Tige Rerampen.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan akses ini dinilai menjadi kendala serius di tengah antusiasme masyarakat mendukung program pengembangan kopi yang dicanangkan Bupati Gayo Lues sebagai upaya mendorong peningkatan sektor perkebunan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Seorang warga setempat mengatakan, sedikitnya 20 kepala keluarga di wilayah tersebut telah mempersiapkan lahan untuk penanaman kopi. Namun, rusaknya akses jalan menjadi hambatan utama dalam proses distribusi bibit ke lokasi perkebunan.

“Kami sangat mendukung program menanam kopi ini. Tapi akses menuju kebun tidak bisa dilalui karena badan jalan sudah lama amblas. Akhirnya bibit terpaksa kami panggul sendiri” ujarnya.

Menurutnya, meskipun bibit bantuan pemerintah yang dijanjikan belum disalurkan, masyarakat tetap melanjutkan penanaman menggunakan bibit hasil semaian mandiri yang telah siap tanam.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan akses jalan menuju kawasan perkebunan agar program penanaman kopi dapat berjalan maksimal dan target peningkatan produksi kopi di Kecamatan Kutepanyang dapat tercapai.

Masyarakat menilai, dukungan infrastruktur yang memadai menjadi faktor penting dalam menyukseskan program pengembangan kopi, terutama di wilayah yang memiliki potensi besar sebagai sentra perkebunan.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Lagi, Polisi Amankan Dua Pria dan Sita 1,65 Gram Sabu di Kampung Jawa
Sungai Tripe Meluap, Dua Akses Penghubung Kecamatan di Gayo Lues Tak Bisa Dilintasi
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria, Sabu 1,28 Gram Disita
Bank Aceh Syariah Hadir, Bantu Korban Kebakaran Desa Ulun Tanoh
Delapan Titik Longsor Puteri Betung Lumpuhkan Jalan Kutacane-Blangkejeren
Kebakaran Dini Hari di Kutepanyang, 17 Rusak Berat, 3 Rusak Ringan
Komisi I Apresiasi Polres Ungkap Peredaran Sabu. Ia Dorong Polisi Kejar Pemasok
Polisi Tangkap Pria di Gele, Sabu 0,64 Gram Jadi Barang Bukti

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:37 WIB

Lagi, Polisi Amankan Dua Pria dan Sita 1,65 Gram Sabu di Kampung Jawa

Senin, 14 September 2026 - 14:30 WIB

Sungai Tripe Meluap, Dua Akses Penghubung Kecamatan di Gayo Lues Tak Bisa Dilintasi

Minggu, 13 September 2026 - 16:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria, Sabu 1,28 Gram Disita

Rabu, 9 September 2026 - 11:10 WIB

Delapan Titik Longsor Puteri Betung Lumpuhkan Jalan Kutacane-Blangkejeren

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Kebakaran Dini Hari di Kutepanyang, 17 Rusak Berat, 3 Rusak Ringan

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Komisi I Apresiasi Polres Ungkap Peredaran Sabu. Ia Dorong Polisi Kejar Pemasok

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Polisi Tangkap Pria di Gele, Sabu 0,64 Gram Jadi Barang Bukti

Rabu, 2 September 2026 - 10:50 WIB

Aceh Masuk Kategori Siaga BMKG, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan