Akses Gayo Lues-Aceh Tenggara Belum Normal, Warga Desak Aksi Nyata Pemerintah

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:10 WIB

50573 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur utama Blangkejeren-Kutacane, Serkil kecamatan Putri Betung hari ini, Sabtu (3/1/2026)

Jalur utama Blangkejeren-Kutacane, Serkil kecamatan Putri Betung hari ini, Sabtu (3/1/2026)

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hingga satu bulan pascabencana hidrometeorologi, akses jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dengan Aceh Tenggara belum juga kembali normal. Kondisi ini memicu kekecewaan masyarakat yang menilai penanganan yang dilakukan pemerintah dan pihak terkait masih belum menunjukkan hasil nyata di lapangan.

Jalur utama yang menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas warga antarwilayah tersebut hingga kini masih mengalami gangguan serius. Akibatnya, aktivitas masyarakat, distribusi logistik, hingga pelayanan publik terganggu.

Sejumlah warga menyebutkan, kehadiran pejabat dan pihak terkait di lokasi terdampak selama ini dinilai sebatas melakukan peninjauan dan pendataan, tanpa diikuti percepatan penanganan secara signifikan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang kami lihat, mereka datang, meninjau, lalu pulang membawa data. Tapi kondisi jalan masih seperti ini. Masyarakat sudah lelah menunggu,” ujar seorang warga terdampak, AML, Sabtu (3/1/2026).

Penanganan normalisasi jalan nasional tersebut saat ini telah diserahkan kepada PT Hutama Karya. Namun, masyarakat menilai pelaksanaan di lapangan belum maksimal. Hingga kini, alat berat yang digunakan dinilai tidak memadai karena hanya mengandalkan peralatan yang tersedia di wilayah Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

“Kalau ditangani secara serius, seharusnya PT Hutama Karya memobilisasi alat beratnya sendiri. Jangan hanya mengandalkan alat seadanya di daerah,” kata warga lainnya.

Warga menegaskan, yang dibutuhkan saat ini bukan lagi kunjungan atau pendataan, melainkan aksi nyata dan gerak cepat agar jalur utama tersebut segera pulih dan kembali berfungsi normal.

Terkait hal ini, insetgalusnews.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak PT Hutama Karya selaku pelaksana penanganan jalan nasional di jalur Gayo Lues–Aceh Tenggara. Namun hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh keterangan resmi terkait progres pekerjaan maupun mobilisasi alat berat di lapangan.

Upaya konfirmasi juga telah dilakukan kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh serta instansi terkait di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk meminta penjelasan mengenai strategi percepatan normalisasi jalan dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. Namun, pihak-pihak tersebut belum dapat dihubungi.

Selain mendesak percepatan perbaikan jalan, masyarakat juga mendorong pemerintah pusat agar bersikap lebih tegas dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi yang meluluhlantakkan infrastruktur di sejumlah wilayah Aceh, khususnya Kabupaten Gayo Lues. Jika penanganan dinilai tidak dapat dilakukan secara optimal, warga meminta pemerintah membuka opsi penetapan status Bencana Nasional guna mempercepat dukungan anggaran, peralatan, dan sumber daya.

Redaksi | insetgalusnews.com

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan