GAYO LUES | Insetgalusnews.com | Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pantan Cuaca menyebabkan akses jalan kabupaten di Aih Kala Nangka terputus. Kondisi ini menghambat mobilitas warga antara Desa Seneren dan Desa Kuning Kurnia.
Hingga Rabu (1/4/2026), jalan yang rusak akibat tergerus aliran air belum mendapat penanganan dari instansi terkait. Dampaknya, aktivitas masyarakat terganggu, termasuk distribusi kebutuhan pokok serta akses layanan kesehatan.
Camat Pantan Cuaca, Abdul Gani, Kamis (2/4/2026), mengatakan pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut kepada instansi berwenang. Namun, hingga saat ini belum terlihat adanya langkah perbaikan di lapangan.
“Kami sudah melaporkan kondisi ini kepada atasan. Namun, berdasarkan informasi dari kepala desa, sampai hari ini belum ada pergerakan perbaikan dari pemerintah,” ujar Abdul Gani.
Ia menambahkan, akses menuju Desa Remukut juga tidak dapat dilalui karena badan jalan kembali tergerus aliran sungai. Jalur tersebut merupakan penghubung utama antar desa di wilayah itu.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kerusakan jalan, mengingat pentingnya akses tersebut bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.
Sementara itu, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif dengan kondisi terbatas dan berisiko, terutama jika hujan kembali turun di kawasan tersebut.
Redaksi | insetgalusnews


































