Anak Sungai Desa Palok Meluap, Lumpur Tutupi Badan Jalan. Camat Putri Betung: Jalur Blangkejeren-Kutacane Bisa Dilintasi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:30 WIB

50390 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kondisi jalan didesa Palok, Blangkejeren, Kamis 5 Februari 2026 | doc | Noviel Wijayandi |

kondisi jalan didesa Palok, Blangkejeren, Kamis 5 Februari 2026 | doc | Noviel Wijayandi |

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, pada Rabu malam (4/2/2026), menyebabkan anak sungai di Desa Palok kembali meluap dan membawa material tanah ke badan jalan.

Luapan air tersebut mengakibatkan ruas jalan nasional Blangkejeren-Kutacane, khususnya di sekitar Desa Palok, dipenuhi lumpur dan tanah merah. Kondisi ini sempat mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat. Titik terdampak terparah berada di kawasan Karang Anyar dan pada anak sungai yang membelah Desa Palok.

Hingga Kamis pagi (5/2/2026), air dilaporkan telah surut. Namun, sisa material lumpur masih menutupi sebagian badan jalan dan belum sepenuhnya dibersihkan, sehingga pengguna jalan diminta berhati-hati saat melintas.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, luapan air juga sempat menggenangi sejumlah rumah warga di desa tersebut.

“Air mulai naik sekitar pukul 22.00 WIB. Beberapa rumah di bagian depan sempat terendam dan jalan langsung tertutup lumpur,” ujar salah seorang warga setempat.

Secara terpisah, Camat Putri Betung, Sofyan melaporkan, secara umum, khusus untuk kondisi jalur utama dari Kecamatan Putri Betung menuju Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, hingga saat ini masih aman untuk dilalui meskipun hujan mengguyur wilayah tersebut dalam dua hari terakhir.

“Saat ini jalur Putri Betung-Kutacane masih normal dan pada titik titik rawan tidak terdapat longsoran meskipun hujan mengguyur,” kata Sofyan kepada Insetgalusnews.com, Kamis (5/2/2026).

Namun demikian, Sofyan menambahkan pada ruas jalan di kawasan Serkil dan Tetumpun masih diberlakukan sistem buka-tutup akibat kondisi jalan yang belum sepenuhnya pulih.

Insetgalusnews | Noviel Wijayandi

Berita Terkait

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga
Rekonstruksi Kasus Curat Dokter di Gayo Lues, Tersangka Peragakan 25 Adegan
Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Siaga Bencana Hidrometeorologi
Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar
Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues
Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam
BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan