Asosiasi Pengepul Getah Pinus Audiensi dengan Pemkab, Bupati Gayo Lues Carikan Solusi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 15:41 WIB

50876 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto|doc| Bupati Gayo Lues bersama Pengurus Asosiasi Pengepul Getah Pinus Merkusi Gayo, Rabu (27/8/2025)

Fhoto|doc| Bupati Gayo Lues bersama Pengurus Asosiasi Pengepul Getah Pinus Merkusi Gayo, Rabu (27/8/2025)

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyatakan siap mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi petani dan pengepul getah pinus sebagaimana yang mereka keluhkan.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam audiensi bersama pengurus asosiasi di ruang rapat bupati, Rabu (27/8/2025). Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala SKPK serta pejabat terkait lainnya.

Dalam pertemuan itu, Ketua Asosiasi Pengepul Getah Pinus Merkusi, Muhammad Ali menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi para petani dan pengepul getah pinus. Ia menuturkan, asosiasi lahir dari keresahan masyarakat yang terhambat regulasi, terutama terkait pemasaran getah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada berbagai persoalan yang sangat merugikan petani dan pengepul. Saat ini kami tidak punya pilihan lain, getah harus dijual ke perusahaan dan tidak bisa dibawa keluar karena terbentur regulasi. Jadi kami berharap ada kebijakan yang tidak merugikan pabrik, masyarakat, dan pemerintah. Berikan kami win-win solution, kami juga siap membayar PAD,” ujar Muhammad Ali.

Menanggapi hal itu, Bupati Suhaidi menyatakan siap mencari solusi terbaik. Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin masyarakat maupun pelaku usaha dirugikan, sekaligus memastikan pendapatan daerah tetap meningkat.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah berkumpul. Saya tidak ingin pengusaha rugi, masyarakat dirugikan, atau pemerintah kehilangan PAD. Saat ini saya juga sedang mengurus kembali status hutan APL kita. Saya menunggu peta tata ruang daerah, setelah lengkap akan kita sampaikan kepada Gubernur,” kata Suhaidi.

Sementara itu, anggota DPRK Gayo Lues H. Ibnu Hasim mengingatkan komitmen pada masa ia menjabat sebagai bupati. Saat itu, kata dia, pemerintah daerah bersama perusahaan pernah menyepakati pola bagi hasil, 15 persen untuk daerah penghasil dan 10 persen untuk pemerintah provinsi.

“Namun karena ada perubahan regulasi di tingkat kementerian, Perbup yang kami buat mungkin bisa dijadikan rujukan kembali dalam pengambilan kebijakan,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Bupati Suhaidi meminta SKPK terkait mengumpulkan kembali dokumen lama untuk kemudian dikoordinasikan dengan Gubernur Aceh.

Dalam audiensi tersebut, turut dibahas persoalan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari sektor getah pinus, daerah sebelumnya mampu meraih PAD sekitar Rp3 miliar per tahun. Namun, akibat perubahan aturan, pemerintah daerah kini tidak lagi menerima PAD langsung.

Redaksi | insetgalus

Berita Terkait

Dinilai Arogan, 111 Warga Kampung Persiapan Melelang Jaya Minta Pj Pengulu Dicopot
Lagi, Polisi Amankan Dua Pria dan Sita 1,65 Gram Sabu di Kampung Jawa
Sungai Tripe Meluap, Dua Akses Penghubung Kecamatan di Gayo Lues Tak Bisa Dilintasi
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria, Sabu 1,28 Gram Disita
Bank Aceh Syariah Hadir, Bantu Korban Kebakaran Desa Ulun Tanoh
Delapan Titik Longsor Puteri Betung Lumpuhkan Jalan Kutacane-Blangkejeren
Kebakaran Dini Hari di Kutepanyang, 17 Rusak Berat, 3 Rusak Ringan
Komisi I Apresiasi Polres Ungkap Peredaran Sabu. Ia Dorong Polisi Kejar Pemasok

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:58 WIB

AML Nilai MBG Lebih Tepat Dikelola Melalui Dapur SPPG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Kampung Lokop Baru Gayo Lues

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Dari Gayo Lues ke Jakarta, Bupati Suhaidi Perjuangkan 7 Jembatan dan Jalan Lesten

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Tegang di Dukuh Atas, 1.814 Mahasiswa Suarakan Delapan Tuntutan kepada Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Muhammadiyah Gayo Lues Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Jagong Jeget

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:16 WIB

Satu Tewas dalam Bentrokan Antar Kelompok di Menteng, Delapan Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:52 WIB

Jelang Kongres II PNA, Irwandi Yusuf Nyatakan Siap Pimpin Kembali Partai

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:05 WIB

Di Balik Konten yang Menuai Kecaman, Ada Penyesalan; Dea Arranoya Memilih Meminta Maaf ke Publik

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan