Babak II Bencana Hidro, Mobil Dinas Camat Pantan Cuaca Hanyut Usai Jembatan Kala Nangka Runtuh

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 22:04 WIB

50292 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Dinas Camat Pantan Cuaca hanyut terbawa arus sungai Tripe, Kamis (1/1/2026).

Mobil Dinas Camat Pantan Cuaca hanyut terbawa arus sungai Tripe, Kamis (1/1/2026).

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Satu unit kendaraan dinas Camat Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, dilaporkan hanyut terbawa arus sungai setelah jembatan Kala Nangka Kampung Seneren runtuh akibat hujan deras yang kembali mengguyur wilayah tersebut, Kamis (1/1/2026).

Camat Pantan Cuaca, Abdul Gani mengatakan, kendaraan dinas tersebut sebelumnya terjebak di atas jembatan Kala Nangka, yang menghubungkan Kampung Remukut, Seneren dan Tetingi, sejak 26 November 2025 lalu.

Menurut Abdul Gani, peristiwa itu bermula ketika Pengulu Kampung Remukut melaporkan adanya luapan air sungai yang mulai mengikis bangunan meunasah setempat, sehari sebelum bencana banjir besar terjadi. Menindaklanjuti laporan tersebut, camat langsung menuju lokasi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun saat kendaraan berada di atas jembatan, tiba-tiba abondemen jembatan runtuh akibat terjangan air. Saya sempat mencoba memundurkan mobil, tetapi bagian belakang jembatan juga mulai amblas,” ujar Abdul Gani.

Ia kemudian meninggalkan kendaraan tersebut dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Kampung Remukut untuk memastikan kondisi meunasah yang dilaporkan hanyut.

Setelah lebih dari sebulan terparkir di atas jembatan, hujan deras kembali melanda kawasan Pantan Cuaca pada Rabu malam (31/12/2025). Debit air sungai meningkat dan menggerus pondasi jembatan hingga akhirnya jembatan komposit tersebut runtuh dan menyeret kendaraan dinas camat.

“Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu saya berada di ibu kota kabupaten dan mendapat laporan dari warga jembatan Kala Nangka runtuh dan mobil yang berada di atasnya ikut hanyut,” kata Abdul Gani.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kondisi jembatan yang runtuh menyebabkan akses antara Kampung Remukut, Seneren dan Tetingi terputus total.

Redaksi | insetgalusnew

Berita Terkait

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga
Rekonstruksi Kasus Curat Dokter di Gayo Lues, Tersangka Peragakan 25 Adegan
Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Siaga Bencana Hidrometeorologi
Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar
Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues
Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam
BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan