Bupati Gayo Lues Ajukan Penundaan Pembayaran Kredit Selama Dua Bulan Pasca Bencana

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:09 WIB

501,125 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Bupati Gayo Lues, Suhaidi, mengajukan permohonan dan meminta penundaan pembayaran kredit pinjaman masyarakat selama dua bulan kepada sejumlah lembaga keuangan yang beroperasi di wilayah Gayo Lues. Permohonan tersebut disampaikan melalui surat edaran tertanggal 2 Januari 2026.

Surat edaran itu turut mendapat persetujuan Ketua DPRD Kabupaten Gayo Lues, H Ali Husin, sebagai bentuk dukungan lembaga legislatif terhadap upaya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Sedikitnya terdapat 11 lembaga keuangan yang menjadi tujuan permohonan dispensasi tersebut, yakni Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Aceh, BTPN Syariah KCP Gayo Lues, CMD Finance, Adira Finance, FIF Group Gayo Lues, SMS Finance Cabang Gayo Lues, KOMIDA Cabang Gayo Lues, Mekar Syariah Cabang Gayo Lues, Ulam Syariah Cabang Gayo Lues, serta MCF.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Permohonan penundaan pembayaran kredit diajukan sebagai respons atas bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Gayo Lues dalam beberapa waktu terakhir. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur vital, seperti jalan dan jembatan, fasilitas kesehatan dan pendidikan, rumah ibadah, serta lahan perkebunan dan pertanian milik warga.

Akibat kerusakan tersebut, aktivitas ekonomi masyarakat terganggu dan berdampak pada menurunnya kemampuan warga dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk kewajiban pembayaran kredit.

Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa penundaan pembayaran diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk memulihkan kondisi ekonomi. “Tujuan penundaan ini agar roda perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan,” demikian tertulis dalam surat tersebut.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama DPRD berharap lembaga keuangan dapat memberikan perhatian dan kebijakan khusus sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana.

Redaksi | Noviel Wijayandi

Berita Terkait

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah
Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab
ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika
Basri Apresiasi Pelantikan 248 Kepsek oleh Gubernur Aceh, Sembilan Kepala Sekolah Asal Gayo Lues Terima Amanah Baru
Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan
BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan
BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan
Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:20 WIB

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:03 WIB

Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:39 WIB

ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:53 WIB

BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:03 WIB

Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Temu Ramah MPLS, Kacabdin Galus Dorong Gerakan Bersama Bentuk Generasi Berkarakter

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan